Fashion Muslim Terinspirasi Rumah Adat Papua

Inspirasi fashion bisa dari mana saja. Siapa sangka jika desain busana bisa terinspirasi dari salah satu rumah adat di Indonesia.

Editor: Willem Jonata
Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi
Koleksi dari Universitas Telkom yang ditampilkan pada Muslim Fashion Festival (MUFFEST)+ 2022 beberapa waktu lalu. Konsep busana terinspirasi dari rumah adat Papua Senin(9/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Inspirasi fashion bisa dari mana saja. Siapa sangka jika desain busana bisa terinspirasi dari salah satu rumah adat di Indonesia. 

Hal ini lah yang dimunculkan oleh kolaborasi desainer muda Telkom University dari Program studi Kriya Tekstil Fashion.

Di antaranya yaitu Lutfia Nurazizah, Nabila Rahmaniar Coirunnisa’, Sophia Dewi Anjani dan Zahwa Fani Gunawan.

Rancangan ini hasil koleksi busana ini memiliki judul “ Nuraga” dengan didukung oleh CV. Gavrila yang mensupport material.

Baca juga: ISBI Bandung Padukan Dua Unsur Negara dalam Karya Fashion

Terinspirasi dari budaya papua, yaitu rumah adat Ebai yang digunakan khusus untuk perkumpulan perempuan. 

'Ebe' yang berarti tubuh dan 'ai' yang berarti rumah. Kata tubuh digunakan, karena perempuan diyakini merupakan tubuh bagi kehidupan.

Selain itu busana ini juga terinspirasi dari rumah Hanoi. Rumah ini memiliki siluet seperti jamur yang berfungsi sebagai tempat tinggal perempuan.

Selain itu, rumah Hanoi biasanya dipakai sebagai tempat untuk mendidik anak- anak mereka, mengajarkan cara hidup sebelum mereka dewasa. 

Rumah Ebai sendiri juga berbentuk seperti jamur, kemudian jamur itu memiliki elemen garis yang di repetisi. Di dalam rumah Ebai, terdapat 2 lantai.

Dalam busana yang didesain oleh Telkom University, rumah adat dua lantai ini di representasikan dengan gaya pakaian layering. 

Selain itu dalam desain busana ini juga dimasukkan detail bunga Anggrek Hitam. Di daerah Papua memang terdapat sebuah bunga Anggrek Hitam.

Tanaman ini merupakan bunga yang sangat langka dan hanya terdapat di daerah Papua saja. Untuk busana yang didesain oleh Universitas Telkom digunakan untuk semi formal dengan style 'Yuppies.'

Bahan-bahan yang digunakan adalah cotton combed, babat, cabut benang, waffle, babyterry spandex. Dengan sentuhan warna hitam,cokelat, khaki, dan krim.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved