Kembali ke Jalur Independen, Superman is Dead (SID) Bakal Luncurkan Video Klip 'Tentang Tiga'

Setelah 27 tahun berkarya, grup band Superman Is Dead (SID) menapaki babak baru dalam karier mereka di blantika musik Indonesia.

Penulis: Willem Jonata
Editor: Wahyu Aji
Istimewa
personel Superman is Dead (SID), antara lain Eka Rock, Jerinx, dan Bobby Kool. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah 27 tahun berkarya, grup band Superman Is Dead (SID) menapaki babak baru dalam karier mereka di blantika musik Indonesia.

Jerinx, Bobby Kool, dan Eka Rock mengumumkan SID kembali ke jalur independen seiring berakhirnya kontrak mereka dengan label Sony Music Indonesia.

Keputusan kembali ke jalur independen rupanya sudah didiskusikan oleh mereka secara matang.

“Kontrak kami dengan Sony berakhir. Kami juga banyak belajar di major label. Dan setelah kontrak berakhir, kami diskusi apakah kami harus masuk lagi ke major label? Di situ kami putuskan tidak,” kata Bobby Kool, vokalis SID, dalam jumpa pers virtual, Kamis (18/8/2022).

SID untuk selanjutnya berencana membangun manajemen dan marketing sendiri.

Namun, diakui Jerinx, keputusan kembali ke jalur independen membawa banyak perubahan pada SID. Tak terkecuali dari segi bisnis.

"Aspek lain di luar musik itu akan kami gabungkan jadi satu, jadi di bawah satu pintu semuanya," kata Jerinx.

SID terbentuk pada 18 Agustus 1995. Kala itu Jerinx, Bobby, dan Eka Rock masih menggunakan nama Superman Is Silver Gun.

Tiga album pertama mereka, yakni "Case 15" (1997), "Superman Is Dead" (1998), dan "Bad Bad Bad" (2002) dirilis secara independen.

Baca juga: Nora Alexandra Isyaratkan Dampingi Jerinx dan SID Manggung di Bali

SID kemudian bergabung dengan label Sony Music Indonesia dan meluncurkan enam album, antara lain "Kuta Rock City" (2003), "The Hangover Decade" (2005), Black Market Love (2006), "Angels and the Outsiders" (2009), Sunset Di tanah Anarki (2013), dan Tiga Perompak Senja (2018).

Pada 2012, SID pernah meluncurkan album dalam bentuk bentuk vinyl atau piringan hitam versi long play atau LP. Di situ, mereka memasukkan karya terbaiknya dari tahun 1997 hingga 2009.

Bertepatan hari jadi ke-27, SID kembali merilis album secara independen, seperti di tahun 1995 ketika merilis album "Case 15".

Video klip single terbaru berjudul "Tentang Tiga" menjadi penanda dimulainya babak baru grup musik punk rock tersebut.

Erick Est bertindak sebagai music video director. Menurut dia, video klip Tentang Tiga diambil dari footage rekaman video lama berisi kegiatan SID.

Video klip "Tentang Tiga" rencananya ditayangkan melalui saluran resmi YouTube SID.

Sementara mengenai album baru, Jerinx mengatakan SID memiliki banyak materi lagu. Bahkan jumlahnya puluhan karena ia pribadi sangat produkti saat mendekam di penjara.

Baca juga: Usai Bebas, Jerinx Bersama SID Bakal Manggung Perdana di Hari Kedua Prost Fest 2022

SID juga sempat melakukan rekaman di penjara. Bagi Jerinx, hal itu menjadi sebuah kebanggaan.

"Saya rasa belum ada band yang rekaman di penjara. Kalau bikin klip di penjara sudah ada, Metallica, Johnny Cash," kata Jerinx.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved