Merasa Terancam Saat Dirawat di RS Internasional Henny Mona Telepon Polisi dan Kriss Hatta

Mantan istri Rio Reifan dan Sandy Tumiwa, Henny Mona membuat gugatan ke sebuah rumah sakit bertaraf internasional di Jakarta Timur.

Tribunnews/Bayu Indra Permana
Henny Mona dan Kriss Hatta saat ditemui di kawasan Tebet Jakarta Selatan, Sabtu (24/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan istri Rio Reifan dan Sandy Tumiwa, Henny Mona membuat gugatan ke sebuah rumah sakit bertaraf internasional di Jakarta Timur.

Henny mengklaim mengalami pengancaman dan merasa keamanannya tak terjamin ketika menjadi pasien di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur.

Setelah mendapat pengancaman, Henny Mona melakukan gugatan terhadap Rumah Sakit tersebut ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Baca juga: Henny Mona Mantan Istri Sandy Tumiwa Gugat Rumah Sakit Ini karena Merasa Terancam Saat Dirawat

"Saya selaku penggugat pada RS Premier Jatinegara Jakarta Timur," ujar Henny Mona ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9/2022).

"Saya gugat karena saya yang VIP keamanaan tidak terjaga gimana kelas 1,2, dan 3. Saya bayar mahal dan ingin keamanan terjaga," tutur Henny.

Ancaman tersebut dialami Henny Mona dari salah satu rekan bisnisnya yang berinisial AO yang tiba-tiba masuk kamar rawatnya.

Padahal saat itu ia sedang mendapat perawatan di kamar VIP.

Ketika seseorang berinisial AO itu datang, Henny merasa tak dapat pengamanan yang layak dari pihak rumah sakit.

Baca juga: Setahun Nikah Siri, Rumah Tangga Sandy Tumiwa dan Henny Mona Dikabarkan Retak: Kita Berbeda Prinsip

"Ada salah satu orang inisial AO ke atas ruang VIP dia marah-marah sama saya. Dia merampas HP saya, ada 2 HP," lanjutnya.

"Ada ART saya sebagai saksi dan itu RS Premier tidak berbuat apa-apa. Security yang panggil art saya, tapi saya sampai telfon Polres Jaktim baru datang ke RS," terang Henny.

Henny Mona, produser film.
Henny Mona, produser film. (Instagram @hennymonayr)

Henny Mona menjelaskan saat itu kondisi sedang tak berdaya karena pengaruh obat, ia merasa saat itu jiwanya terancam atas kedatangan AO ke kamar rumah sakit.

"Bisa bayangin nggak saya dimasukin antibiotik pada saat itu saya nggak berdaya, kalau dia bawa senjata tajam saya dibunuh, rumah sakit bisa apa?" katanya.

"Saya diancamnya dihabisin. Ada rekaman suara," terang Henny.

Dalam momen tersebut, selain menghubungi Polres Jakarta Timur Henny Mona juga menghubungi Kriss Hatta selaku sahabatnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved