Didukung Dide Hijau Daun, Al Dana Percaya Diri Rilis Single Debut

Al Dana merilis single perdananya berjudul 'Kembalilah Sayang'. Lagunya mengusung genre melayu orchestra.

Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana
Dide Hijau Daun dan Al Dana usai jumpa pers perilisan single 'Kembalilah Sayang' di kawasan Wijaya Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Al Dana merilis single perdananya berjudul 'Kembalilah Sayang'. Lagunya mengusung genre melayu orchestra.

Dana sapaan akrabnya memang sangat hobi dalam bermusik, sebelum mendapat single 'Kembalilah Sayang' ia sudah sempat mencoba mengirim lagu ke GMI Records.

Sayangnya saat itu demo milik Dana belum cocok dengan label tersebut sehingga ia baru dapat kesempatan di single 'Kembalilah Sayang'.

"Sebelumnya aku udah pernah masukin demo ke GMI, dulu lagunya masih pop jadi belum masuk. Terus setelah itu saya ketemu sama bang Dide ketemu di Medan, terus saya ngobrol soal musik dan akhirnya kita akrab," tutur Al Dana di kawasan Wijaya Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022).

Dide vokalis band Hijau Daun membeberkan bahwa pada awalnya Dana adalah seorang fans yang curhat soal musik padanya.

Hingga akhirnya ia membantu Dana agar bisa memulai kiprahnya di dunia musik lewat lagu bergenre melayu orchestra.

"Awalnya ketemu pas Hijau Daun di Medan, dia ini Klorofers (fans Hijau Daun) juga. Kami tuh sama fans sharing juga soal krgiatan jadi kami tahu bahwa dia pernah ke GMI, karena emang udah kenal orang GMI tergerak kami mau bantuin," terang Dide.

Baca juga: Liana Zora Tak Sangka Bisa Kolaborasi dengan Dide Hijau Daun di Single Barunya

"Pas saya ke Jakarta pihak GMI bilang ada lagu buat Dana terus pas saya denger lagu dari GMI dan demonya Dana ternyata suara Dana masuk ke lagu ini. Ya saya rasa saat itu patut dicoba buat Dana, dia mungkin awalnya pengen pop tapi pas nyoba melayu dia memuaskan yaa," bebernya 

Dana menjelaskan single tersebut berkisah tentang seseorang yang merasakan kehilangan namun bukan dighosting.

"Lagunya lebih menceritakan soal seseorang yang kehilabgan, awalnya dekat tapi hilang seketika tapi bukan ghosting. Jadi sudah berjalan tiba-tiba hilang,  kemudian ada ceritanya nanti musik video," ujar Dana.

"Pas ditelaah lagi ada lagu yang cocok buat mas Dana kita cobain beneran pas ternyata. Udah beberapa dicoba ke penyanyi lain ternyata yang cocok ke mas Dana," terang Dandi selaku perwakilan dari GMI Records.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved