Happy Asmara Akui Pernah Jadi Korban Pelecehan Seksual Hingga Trauma Nyanyi di Atas Panggung

Penyanyi Happy Asmara mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual.Happy Asmara menjadi trauma, bahkan ia sempat ogah bernyanyi di panggung.

TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA
Happy Asmara saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Timur, Jumat (4/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mohammad Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi Happy Asmara mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual.

Hal itu terjadi saat dirinya berusia 16 tahun dan sedang tampil di sebuah acara peresmian.

"Waktu itu Happy nyanyi di salah satu acara peresmian gitu, terus ada satu orang yang resek. Jadi dia itu kayak pegang-pegang," kata Happy Asmara di kawasan Cawang, Jakarta Timur, baru-baru ini.

Baca juga: Happy Salma dan Nicholas Saputra Gelar Pertunjukan Seni Bertajuk Sudamala: Dari Epilog Calonarang

Tak hanya dipegang-pegang, dirinya juga ditawari beberapa penawaran seperti motor, mobil, dan rumah.

Namun, Happy Asmara tidak tertarik pada penawaran tersebut.

"Karena Happy itu masih kecil, Happy takut karena bapak-bapak nih, ditawarin motor, ditawarin mobil dan rumah, cuma Happy enggak tertarik," cerita Happy Asmara.

Karena mengalami pelecehan seksual, Happy Asmara menjadi trauma, bahkan ia sempat tidak ingin lagi bernyanyi di atas panggung.

Baca juga: Ada Impian Menikah dengan Denny Caknan, Happy Asmara Puji sang Pacar: Dia Sama Ibunya Sayang Banget

"Sempat enggak mau nyanyi, karena takut, takut digituin lagi," ungkap Happy Asmara.

Seiring waktu Happy Asmara mulai mencoba bernyanyi lagi di atas panggung.

Bersyukurnya saat dia kembali bernyanyi, dangdut tak hanya identik dengan pakaian seksi saja, melainkan kualitas juga.

"Waktu itu Happy masih ikut dangdut kayak lama, dangdut dangdut yang pakai baju seksi gitu, terus setelah dangdut berinovasi akhirnya Happy mau menerima lagi," pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved