Kabar Artis
Ustaz Derry Sulaiman Buka Suara Terkait Kasus Dugaan Penistaan Agama yang Melibatkan Sule
Ustaz Derry Sulaiman menilai kata yang dilontarkan oleh Budi Dalton memang tak pantas diucapkan. Ia pun mendukung pelapor untuk melaporkan kasus ini.
TRIBUNNEWS.COM - Ustaz Derry Sulaiman buka suara soal dugaan kasus penistaan agama yang dialami komedian Sule.
Sule dilaporkan ke polisi atas kasus dugaan penistaan agama.
Berawal dari konten yang ia buat bersama Budi Dalton dan Sasongko Wijanarko alias Kang Saswi.
Dalam konten tersebut Budi Dalton menyebut jika Miras adalah minuman Rasulullah.
Kemudian Sule dan Kang Saswi justru ikut tertawa mendengar pernyataan tersebut.
Melihat aksi protes dan tindakan pelaporan, ustaz Derry Sulaiman memberikan tanggapan terkait kasus ini.
Baca juga: Sule Dilaporkan ke Polisi karena Tertawakan Guyonan Budi Dalton yang Dianggap Menistakan Agama
"Saya sudah tanya langsung sama kang Sule. Kang Sule bilang dia tidak berucap semacam itu. Dia cuma ada di tempat itu."
"Dan Budi Dalton sudah minta maaf dan mengklarifikasi ucapannya," jelas ustaz Derry Sulaiman dikutip pada kanal YouTube Cumi Cumi pada Kamis (24/11/2022).
Ustaz Derry Sulaiman menilai kata yang dilontarkan oleh Budi Dalton memang tak pantas diucapkan.
Lantaran miras sudah memiliki konotasi yang negatif.
"Menurut saya sudah melihat video aslinya, itu memang tidak pantas diucapkan."
"Memendekkan (menyingkat kata) miras menjadi minuman Rasulullah."
"Karena mirasnya konotasi sudah negatif, minuman keras. Dan itu jelas-jelas haram di dalam Islam," kata ustaz Derry Sulaiman.
Baca juga: Dituding Menistakan Agama, Sule dan Budi Dalton Dituntut Minta Maaf di Hadapan Publik
Mantan gitaris grup band Betrayer ini pun memberikan saran kepada pelawak agar lebih jeli memilih materi stand up komedi.
"Jadi buat para komedian, para teman-teman yang suka guyonan. Cari materi guyonan yang lain jadi tidak menimbulkan gesekan, menimbulkan konflik," tegas ustaz Derry Sulaiman.
Lebih lanjut, ustaz Derry Sulaiman pun mendukung pelapor untuk melaporkan kasus ini.
"Saya pribadi mendukung laporan itu dengan niat sebagai edukasi, efek jera, dan saya yakin ini menjadi pembelajaran berharga teman-teman semua," ujar ustaz Derry Sulaiman.
"Saya rasa mereka semua gak sengaja menghina Rasulullah. Tapi yang diucapkan memang salah ya."
"Bukti kalau mereka merasa bersalah ya video itu sudah dihapus sama mereka, video udah tiga tahun yang lalu tiba-tiba viral lagi," lanjut ustaz Derry Sulaiman.
Ustaz Derry Sulaiman berikan saran kepada terlapor untuk meminta maaf dan jangan lakukan pembelaan diri.
"Pesan saya itu minta maaf saja, gak usah melakukan pembelaan diri," tutup ustaz Derry Sulaiman.
(Tribunnews.com Izmi Ulirrosifa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/derry-sulaiman-045.jpg)