Selasa, 28 April 2026

Emilia Contessa Meninggal Dunia

Karier Cemerlang Masa Muda Emilia Contessa, Pernah Dinobatkan Artis Terpopuler Dunia

Dunia hiburan tanah Air kembali kehilangan. Penyanyi Emilia Contessa, ibunda rapper Denada, berpulang di usia 67 tahun.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Anggota DPD RI Emilia Contessa tiba di kantor KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan, Selasa (18/10/2016). Emilia Contessa diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji dalam kegiatan pengadaan alat kesehatan untuk kebutuhan Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Duka melanda dunia hiburan Tanah Air. 

Penyanyi senior Emilia Contessa (67), ibunda rapper Denada, meninggal dunia, Senin (27/1/2025) pukul 18.00 WIB di Banyuwangi, Jawa Timur.

Kabar kepergian Emilia Contessa dikonfirmasi oleh manajemen Denada melalui unggahan di Instagram Story.

Baca juga: Riwayat Penyakit Emilia Contessa Sebelum Berpulang, Idap Diabetes dan Darah Tinggi

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, telah meninggal dunia Ibu Emilia Contessa (ibu artis kami, Denada Elizabeth Tambunan)," tulis Risna Ories, perwakilan manajemen Denada.

Hingga berita ini ditulis, penyebab meninggalnya Emilia Contessa belum diketahui.

Perjalanan Karier Emilia Contessa

Emilia Contessa memiliki nama asli Nur Indah Citra Sukma Hati. Lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, 27 September 1957.

Sejak kecil, ia telah menunjukkan bakat menyanyi, dan ibunya berusaha keras agar Emilia dapat tampil di berbagai acara.

Kariernya mulai bersinar pada 1969 ketika ia meraih juara umum penyanyi pop dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) VII di Surabaya, yang berlangsung pada 26 Agustus – 6 September 1969. Kesuksesan ini membuka jalannya menjadi penyanyi profesional.

Nama Emilia Contessa mulai dikenal luas setelah diperkenalkan di televisi oleh Chris Pattikawa, yang saat itu memimpin acara hiburan di TVRI.

Popularitasnya pun langsung melesat. Pada 1975, majalah Asia Week menjulukinya sebagai Singa Panggung Asia.

Bahkan, The New York Times menobatkannya sebagai salah satu dari lima artis terpopuler di dunia. 

Emilia juga sempat mendapatkan beasiswa untuk belajar vokal di Amerika Serikat, tetapi ia memilih tetap menjalani kontrak dengan klub malam Tropicana.

Kariernya terus berkembang hingga ke Eropa dan Amerika, meskipun ia belum pernah menggelar pertunjukan di Afrika. 

Masa keemasannya berlangsung pada pertengahan 1970-an. 

Sejumlah lagu yang menjadi hits di antaranya Angin November, Flamboyan, Bunga Mawar, serta berbagai lagu lainnya.

Ia juga telah merilis belasan album, termasuk album Islami Samudera Shalawat (2000).

Merambah Dunia Akting dan Politik

Tak hanya di dunia musik, Emilia Contessa juga menjajal dunia akting. Ia membintangi belasan film, di antaranya Ratapan Anak Tiri, Tetesan Air Mata Ibu, dan Senja di Pantai Losari.

Pada 1972, Emilia dinobatkan sebagai Ratu Foto Model oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), sebuah penghargaan yang hanya diberikan sekali.

Di luar dunia hiburan, Emilia juga aktif di dunia politik. Ia pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mewakili Jawa Timur untuk periode 2014–2019. 

Dalam pemilu DPD dapil Jawa Timur, ia berhasil meraih 1.660.542 suara dan melenggang ke Senayan.

Kepergian Emilia Contessa meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan penggemarnya.

Namanya akan selalu dikenang sebagai salah satu diva besar Indonesia.

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved