Acha Septriasa Hanya Ingin Cerai dari Vicky Kharisma, Tak Tuntut Gono-gini
Acha Septriasa menggugat cerai Vicky Kharisma pada 13 Desember 2024. Mereka resmi cerai pada 19 Mei 2025.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Acha Septriasa hanya menginginkan cerai dari Vicky Kharisma.
Tidak ada harta gono-gini maupun hak asuh anak dalam putusan cerainya di Pengadilan Agama Jakarta Pusat.
Gugatan Acha murni cerai dari Vicky Kharisma.
Baca juga: 5 Fakta Perceraian Acha Septriasa dan Vicky Kharisma
"Dalam perkara itu kami hanya bisa menyebutkan putusan ya, putusannya itu diputus secara verstek nggak ada harta bersama," ujar Ira Puspita Sari Humas Pengadilan Agama Jakarta Pusat di kantornya, Kamis (7/8/2025).
Ira menerangkan, Acha tidak memasukkan soal hak asuh anak ke dalam materi gugatannya, yang mengindikasikan mereka menyelesaikan soal itu di luar pengadilan.
"Dalam hasil putusannya itu hanya disebut cerai gugat saja jadi tidak ada hak asuh anak. Tidak dipermasalahkan dalam hal ini ya, hanya cerainya saja," tegasnya.
Diketahui Acha Septriasa menggugat cerai Vicky Kharisma pada 13 Desember 2024. Acha mendaftarkan gugatan cerai saat Vicky tetap berada di Australia. Hal ini membuat perkara cerainya disebut rogatori.
Rogatori adalah permintaan resmi dari suatu pengadilan di suatu negara kepada pengadilan di negara lain untuk meminta bantuan hukum, biasanya terkait dengan penyampaian dokumen atau pengambilan bukti.
Kemudian sidang perdana digelar 19 Mei 2025, mereka diputus secara verstek pada 25 Mei 2025.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Acha-Septriasa-1-23032025.jpg)