Dialog Bahasa Jawa di Film Horor ‘Getih Ireng’ Tantangan Terbesar Titi Kamal
Selain menghadirkan teror mistis, film ini juga menyoroti perjuangan antara harapan dan keputusasaan pasangan suami istri untuk memiliki anak.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Titi Kamal bercerita soal tantangannya membintangi film horor 'Getih Ireng'.
Dalam film garapan dari thread viral di media sosial karya Jeropoint, Titi berperan sebagai Rina yang merupakan seorang istri.
Sosok Rina yang diperankan Titi terus dibayangi musibah keguguran akibat teror santet misterius bernama Getih Ireng.
Namun bukan hanya sisi horor dan emosional yang menantang, Titi juga harus menghadapi tantangan baru yakni berbicara menggunakan bahasa Jawa Wonosobo di sepanjang film.
Baca juga: Titi Kamal Kenang Kisah di Balik jadi Pemenang Cover Girl 28 Tahun Lalu, Wajahnya Dipuji Tak Berubah
“Sebagai Rina, ini aku dapat bahasa Jawa Wonosobo yang lumayan bikin deg-degan,” kata Titi Kamal di kawasan Senayan Jakarta Pusat, Kamis (9/10/2025).
“Tapi alhamdulillah ada Mbak Putri Ayudya dan juga Frans Nicholas sebagai acting coach, serta Mas Hadi sebagai dialect coach. Jadi ya seru banget, ini pastinya menantang,” ujarnya.
Titi mengaku, latihan dialek menjadi proses yang cukup intens karena bahasa Jawa Wonosobo punya intonasi dan pelafalan yang berbeda dibanding bahasa Jawa yang biasa ia dengar.
“Adegannya seru, adegannya menantang, dan aku sangat excited sama film Getih Ireng ini,” tambahnya.
Film Getih Ireng menceritakan pasangan Rina (Titi Kamal) dan Pram (Darius Sinathrya) yang hidupnya berubah menjadi mimpi buruk setelah diganggu entitas gaib menyerupai kakek tua, dikenal sebagai Getih Ireng.
Santet mematikan itu dikisahkan menyasar pada darah dan keturunan keluarga mereka, menyebabkan Rina mengalami keguguran berulang kali.
Film ini juga dibintangi oleh Sara Wijayanto dan disutradarai dengan nuansa horor yang kental, mengangkat kepercayaan lokal tentang santet yang menyasar generasi dan darah keturunan.
Selain menghadirkan teror mistis, film ini juga menyoroti perjuangan antara harapan dan keputusasaan pasangan suami istri untuk memiliki anak.
Film horor Getih Ireng mulai menghantui layar bioskop seluruh Indonesia mulai 16 Oktober 2025.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Titi-Kamal-1-10102025.jpg)