Rabu, 8 April 2026

Giorgino Abraham Belajar Soal Pernikahan dari Film ‘Jangan Panggil Mama Kafir’

Artiz peran Giorgino Abraham mengaku banyak belajar soal makna cinta dan pernikahan lewat perannya di film Jangan Panggil Mama Kafir. 

Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
GIORGINO BELAJAR PERNIKAHAN - Lewat film 'Jangan Panggil Mama Kafir' Giorgino Abraham belajar soal pernikahan. Giorgino Abraham ketika mampir ke Si Paling Seleb Tribunnews, Kamis (18/9/2025).  Tribunnews.com/Bayu Indra Permana 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Artiz peran Giorgino Abraham mengaku banyak belajar soal makna cinta dan pernikahan lewat perannya di film Jangan Panggil Mama Kafir


Dalam film tersebut, ia mendapat pandangan baru tentang bagaimana perbedaan keyakinan bisa berdampak besar pada hubungan jangka panjang.

Baca juga: Michelle Ziudith Flashback Kisah Cinta Beda Agama Saat Bintangi Film Jangan Panggil Mama Kafir


Di film itu dirinya berperan sebagai Fafat, seorang pria muslim yang menikahi Maria yang diperankan Michelle Ziudith.


“Kalau buat aku pribadi, for me love wins at all times," ujar Giorgino Abraham di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Senin (19/10/2025).


"Tapi bisa dilihat di film ini bahwa betapa pentingnya kita melihat semua dari bibit, bebet, bobot,” terusnya.


Menurut Giorgino, film ini memberinya pelajaran bahwa cinta memang penting, tapi tidak bisa berdiri sendiri tanpa mempertimbangkan nilai dan ajaran yang dianut masing-masing pasangan. 


“Agama itu juga benar-benar penting, karena dengan itu kita bisa tahu pasangan kita ajarannya seperti apa, struggle-nya nanti waktu raise a child gimana," kata Giorgino.


"Nanti punya keturunan bakal dengan ajaran yang mana, itu bisa jadi masalah, bisa jadi pusing,” jelasnya.


Meski begitu, ia tetap percaya bahwa cinta tidak bisa selalu dikendalikan oleh logika dan kini lebih sadar untuk memikirkan arah hubungannya ke depan, terutama soal kesamaan nilai dan keyakinan.

Baca juga: Sinopsis Film Jangan Panggil Mama Kafir, Dibintangi Michelle Ziudith dan Giorgino Abraham


“Oh pasti, harus dipikirin dong. Dari awal saya sudah pikirin. Tapi seperti yang aku bilang tadi, cinta itu kadang datang tiba-tiba dan nggak bisa memilih agama yang mana,” ujarnya.


Film Jangan Panggil Mama Kafir sendiri menghadirkan kisah tentang cinta, janji, perbedaan iman, hingga konsekuensi dari sebuah keputusan besar dalam hidup. 


Cerita berpusat pada sosok Maria (Michelle Ziudith), seorang perempuan Nasrani yang menikah dengan pria Muslim bernama Fafat (Giorgino Abraham). 


Dari pernikahan ini lahirlah seorang putri kecil bernama Laila (Humaira Jahra). Sejak lahir, Laila telah dijanjikan untuk memeluk agama Islam sesuai permintaan sang ayah. 


Namun, kehidupan Maria berubah drastis setelah Fafat meninggal dunia. Ia harus berjuang membesarkan Laila seorang diri, hingga muncul konflik besar dengan ibu mertuanya, Umi Habibah (Elma Theana), yang menggugat hak asuh cucunya.


Rencananya film 'Jangan Panggil Mama Kafir' akan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 16 Oktober 2025

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved