Sabtu, 9 Mei 2026

Didukung Produser Film, The Asia Records Siap Mengangkat Bakat Asia ke Panggung Global

The Asia Records bukan sekadar ajang pencatatan rekor, tapi juga wadah inspirasi bagi masyarakat Asia untuk terus berkarya dan berinovasi.

Tayang:
IG
PENGHARGAAN RECORD ASIA - Produser film Paku Tanah Jawa, Datuk KK Chua inisiasi hadirnya ajang penghargaan record untuk bakat-bakat Asia lewat The Asia Records. Sabtu (18/10/2025). 

Ringkasan Berita:
  • The Asia Records adalah ajang penghargaan bakat Asia.
  • Fokusnya prestasi Asia dan bisa menyaingi Guinness World Records
  • Wadah dokumentasi, inspirasi, dan promosi kebanggaan talenta Asia.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dunia hiburan di Asia kedatangan ajang bergengsi baru bernama The Asia Records.

Ajang itu resmi diluncurkan oleh Armani Media Sdn Bhd di Glenmarie 8 Business Park, Shah Alam, Malaysia pada Kamis (16/10/2025) kemarin.

Inisiatif ini hadir untuk memberikan penghargaan terhadap bakat serta pencapaian luar biasa individu maupun organisasi di seluruh Asia. 

Baca juga: Yasuko Tamaki asal Jepang Usia 92 Tahun Raih Guinness Book of Record sebagai Pekerja Tertua di Dunia

Diinisiasi oleh produser film 'Paku Tanah Jawa', Datuk KK Chua adanya The Asia Records diharapkan menjadi platform prestisius yang bisa menyaingi pamor The Guinness World Records.

Nantinya ajang penghargaan ini menaruh fokus pada talenta dari kawasan Asia.

Menurut Datuk KK Chua, lahirnya The Asia Records bukan sekadar ajang pencatatan rekor, tapi juga wadah inspirasi bagi masyarakat Asia untuk terus berkarya dan berinovasi.

"Kami ingin mendokumentasikan setiap pencapaian mereka, mempromosikan keunggulan serta dedikasi mereka dalam berbagai bidang seperti seni, olahraga, sains, dan pengabdian masyarakat,” ujar Datuk KK Chua dalam wawancara virtual, Sabtu (18/10/2025).

Datuk menjelaskan darimana inisiatif itu hadir hingga akhirnya diputuskan untuk memberikan penghargaan ke bakat-bakat di Asia.

“Inisiatif ini tidak hanya menyoroti bakat dan kemampuan masyarakat Asia, tetapi juga menumbuhkan semangat kompetisi sehat dan motivasi," bebernya.

"Dengan 60 persen populasi dunia berasal dari Asia, kami menyadari potensi besar yang belum sepenuhnya digali di kawasan dinamis ini,” tambah Datuk.

Ia juga menekankan bahwa setiap keberhasilan, sekecil apa pun, pantas mendapat pengakuan karena bisa menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

“Banyak orang Asia yang sukses dan terkenal di tingkat global, tapi karena tidak tercatat, masyarakat Asia sendiri sering tidak mengetahuinya dan ini sangat disayangkan,” kata Penasihat The Asia Records, Tunku Fauzi Tunku Abdul Malek, 

"Dengan adanya The Asia Records, kami berusaha mendokumentasikan setiap pencapaian mereka agar bisa menjadi rujukan dan kebanggaan bersama," ungkapnya.

The Asia Records hadir dengan visi besar: menjadi jembatan bagi talenta Asia untuk dikenal dunia, sekaligus menumbuhkan semangat kebanggaan terhadap potensi yang ada di kawasan ini.

(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved