Senin, 13 April 2026

Olga Lydia Singgung Toleransi Beragama Lewat Musik di Festival Band 'Berani Beda'

Menurut Olga Lydia, musik adalah ruang perjumpaan yang sangat efektif untuk menyatukan perbedaan.

IG
TOLERANSI LEWAT MUSIK - Olga Lidya ikut gaungkan menjaga toleransi beragama lewat festival band 'Berani Beda'. Jumat (24/10/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris dan presenter Olga Lydia menunjukkan kepeduliannya terhadap isu sosial dan toleransi lintas agama. 

Kali ini, ia terlibat langsung sebagai koordinator dalam ajang Festival Band Berani Beda.

Festival itu merupakan sebuah kompetisi musik yang mengusung semangat kebersamaan di tengah perbedaan.

Menurut Olga Lydia, musik adalah ruang perjumpaan yang sangat efektif untuk menyatukan perbedaan.

“Ruang-ruang perjumpaan seperti musik diharapkan bisa meredam gejolak intoleransi," kata Olga Lidya di kawasan Kemang Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025).

Baca juga: Olga Lydia Ajak Diskusi soal Realita Cinta Lewat Film Drama Arti Cinta

"Lewat musik, orang dari latar belakang apa pun bisa berkolaborasi, saling menghargai, dan merasa satu,” ujar Olga.

Olga menambahkan, gagasan Festival Band Berani Beda lahir dari keprihatinan terhadap meningkatnya sikap intoleran di masyarakat. 

"Dengan latar belakang Indonesia yang kaya akan keragaman suku, budaya, dan agama, aku ya berharap acara ini menjadi momentum untuk menguatkan kembali nilai toleransi melalui kreativitas anak bangsa," ungkapnya.

Festival ini mengharuskan setiap band peserta harus terdiri dari anggota yang berbeda agama, bahkan diharapkan juga berasal dari latar belakang suku, budaya, atau generasi yang beragam. 

Setiap band akan tampil membawakan dua lagu yakni satu lagu wajib nasional seperti Indonesia Pusaka atau Tanah Airku, dan satu lagu ciptaan sendiri atau lagu daerah.

Pendaftaran dibuka gratis, dan babak penyisihan dilakukan secara daring. Peserta cukup mengunggah video penampilan mereka ke YouTube, lalu mengirimkan tautan melalui formulir pendaftaran atau email panitia paling lambat 10 November 2025. 

Dari seluruh peserta, tujuh band terbaik akan tampil di babak final pada 21 November 2025 di Jakarta.

Melalui festival ini, Olga Lydia dan tim penyelenggara berharap musik bisa menjadi jembatan untuk saling memahami dan menghargai perbedaan.

“Indonesia kaya sekali dengan keberagaman. Kalau kita bisa menjadikannya kekuatan, bukan alasan untuk terpecah, maka bangsa ini akan semakin kuat,” ucap Olga.

Festival Band Berani Beda digelar oleh Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAK) KWI, Yayasan Tirta Bersemi, dan ICRP (Indonesian Conference on Religion and Peace) sebagai bagian dari upaya membangun ruang dialog kreatif lintas iman di Indonesia.

Acara akan berlangsung pada 21 November 2025 di Jakarta, dengan total hadiah mencapai Rp30 juta untuk tiga pemenang.

 

(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved