Kamis, 15 Januari 2026

Cerita Indro Warkop Jadi Komedian Era Orde Baru, Sesalkan Laporan Terhadap Pandji

Indro bersama grup lawaknya Warkop DKI berkarier sejak pertengahan tahun 1970-an. Lawakan mereka tak jarang mengkritisi pejabat di masa lalu.

Tangkapan layar YouTube Rasis Infotainment
Komedian Indro Warkop 

Ringkasan Berita:
  • Indro Warkop prihatin atas laporan kepolisian yang ditujukan kepada Pandji Pragiwaksono menyusul penampilan spesial show bertajuk Mens Rea
  • Sepanjang perjalanan karier Indro bersama Warkop DKI, tidak pernah dilaporkan secara hukum oleh masyarakat maupun pihak tertentu
  • Indro memandang situasi yang terjadi saat ini sebagai kemunduran cara berpikir publik

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelawak sekaligus aktor senior Indro Warkop mengungkapkan keprihatinannya atas laporan kepolisian yang ditujukan kepada Pandji Pragiwaksono menyusul penampilan spesial show bertajuk Mens Rea

Ia menilai langkah tersebut patut disesalkan.

Indro kemudian menyinggung pengalaman pribadinya saat masih aktif bersama grup Warkop. 

Menurutnya, sepanjang perjalanan karier mereka, Warkop tidak pernah dilaporkan secara hukum oleh masyarakat maupun pihak tertentu.

Pada era pemerintahan Orde Baru, lanjut Indro, setiap persoalan biasanya disikapi langsung oleh aparat pemerintah melalui teguran resmi.

"Dilaporkan enggak pernah, tapi kita ditegur oleh pemerintah," kata Indro saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Ruhut Sitompul Nilai Laporan Pandji Pragiwaksono Gagal Total, Pelapor Tak Wakili Ormas

Ia memandang situasi yang terjadi saat ini sebagai kemunduran cara berpikir publik, terutama ketika penolakan muncul tanpa dasar peristiwa yang jelas.

"Ya, disayangkan ini sebuah kemunduran cara berpikir. Logika saja salah. Kalau memang tidak terjadi, ngapain harus ada penolakan," ujarnya.

Lebih jauh, Indro menilai kini muncul gesekan antarsesama warga yang berpotensi memperuncing perbedaan.

"Kalau dulu zaman saya ada penguasa. Kalau sekarang penguasa mempergunakan orang lain untuk dibenturkan kepada kita, ini enggak boleh," jelas Indro.

Indro bersama grup lawaknya Warkop DKI berkarier sejak pertengahan tahun 1970-an. Lawakan mereka tak jarang mengkritisi pejabat di masa lalu.

Namun, mereka tak pernah dilaporkan ke polisi, hanya mendapat teguran.

Ia juga menekankan pentingnya memperluas pemahaman hukum, seraya mengungkapkan ketertarikannya pada pandangan Mahfud MD terkait persoalan tersebut.

"Harus lebih banyak belajar. Opini saya, saya tertarik dengan bahasanya Pak Mahfud MD yang lebih mengerti soal hukum," ungkapnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved