Indro Warkop Siap Nyalakan 'Kompor Gas' di Panggung SUCI Kompas TV
Indro Warkop kembali menjadi juri Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Kompas TV, setelah beberapa tahun tak menempati kursi panas tersebut.
Ringkasan Berita:
- Indro Warkop kembali menjadi juri Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Kompas TV.
- Sebagai juri, komedian dan aktor ini memiliki karakter penilaian 'Kompor Gas'.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komedian dan aktor Indro Warkop kembali menjadi juri Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Kompas TV, setelah beberapa tahun tak menempati kursi panas tersebut.
Indro Warkop sebelumnya menjadi juri SUCI Kompas TV beberapa musim, ia memiliki karakter penilaian 'Kompor Gas'.
Baca juga: Indro Warkop Sesalkan Pandji Dipolisikan: Kemunduran Cara Berpikir”
Setelah kembali menyatakan siap menjadi juri bersama Abdel Chairan dan Nirina Zubir, Indro Warkop mengaku siap memberikan penilaian Kompor Gas lagi kepada peserta yang keren.
"Saya juga terima kasih masih bisa dipercaya kompor gas-nya. Walaupun sekarang ya, gas sudah digantikan listrik ya sebetulnya. Tapi tetap panasnya, tetap panasan gas," kata Indro Warkop ketika ditemui dalam jumpa pers SUCI Kompas TV, di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat, Minggu (15/2/2026).
Alasan Indro mau menjadi juri, karena dunia stand up comedy di dunia sangat maju. Bahkan, di Amerika Serikat film komedinya diisi oleh Sederet komika.
"Saya cari-cari kenapa gitu. Ternyata ada satu pelajaran di Stand Up yang bener-bener bisa dipakai di mana pun. Salah satunya adalah Don't try to be funny," ucapnya.
Menurut Indro, seorang komika mampu memiliki kemampuan banyak hal, dari menulis skenario, berakting, hingga berkomedi.
Baca juga: Wajah Hiburan Kini Didominasi Alumni SUCI, Rosi Silalahi Bersyukur dan Bangga
"Karena ketika di film dengan di panggung itu beda banget, walaupun sesama komedian. Artinya ketika di film, mereka akan menjadi Aktor, bukan Komedian. Yang komedi ceritanya. Dan yang mengarahkan sutradaranya. Pemainnya tetap sebagai aktor, bukan komedian," jelasnya.
"Akan halnya dia kebetulan mengerti komedi, punya sense of comedy, itu akan menambah nilai plus aja, ada nilai tambah. Tetapi yang paling penting di situ menjadi aktor," tambahnya.
Indro menganggap SUCI Kompas TV mampu menyetarai industri komedi Amerika Serikat. Karena jebolan nya seperti Dodit Mulyanto, Rigen, Indra Jegel, dan lain-lain Laris di industri film Indonesia.
"Karena di Kompas TV kemarin sama-sama kita sepakati waktu dari awal, kita akan berikan mereka teori keaktoran. Itu yang terjawab dan akhirnya setelah kita formulasikan dan kita berjalan selama ini," terangnya.
"Karena ternyata akhirnya semua apa yang diberikan di karantina SUCI ini, ternyata begitu komprehensif, begitu lengkapnya," tambahnya.
Indro Warkop menganggap masyarakat menerima keberadaan para Komika dari Stand Up Comedy, dikarenakan wawasannya sudah semakin luas.
"Yang paling penting mungkin salah satunya adalah penerima dari ini semua memang harus cerdas. Oleh karena itu saya bisa pastikan setidaknya sekarang ini dari hampir 2.000 lebih peserta itu, inilah yang paling cerdas nih 27 ini," ujar Indro Warkop. (Ari).
--