Sabtu, 9 Mei 2026

Perasaan Dewi Perssik Usai Diingatkan Anak Soal Oversharing di Media Sosial

Sebelumnya, Dewi Perssik mendapat sorotan tajam dari warganet usai videonya yang menyinggung perbandingan bencana di Aceh dan Lumajang yang viral.

Tayang:
Tribunnews.com/M Alivio Mubarak Junior
NANTIKAN KEPULANGAN ANAK - Dewi Perssik ditemui di Hutan Kota Senayan, Jakarta, Senin (16/2/2026). Ia menantikan anaknya yang sedang menempuh pendidikan di Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah, pulang ke rumah. 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pedangdut Dewi Perssik beberapa kali menjadi sasaran kritik warganet akibat sikapnya di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Dewi Perssik mengungkap putranya, Felice Gabriel, kerap menasihatinya agar tidak terlalu oversharing di media sosial.

Oversharing merupakan kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan, baik secara langsung maupun melalui media sosial, hingga melampaui batas kewajaran.

Baca juga: Butuh Pemasukan Saat Ramadan, Dewi Perssik Siap Diundang untuk Acara Religi, Termasuk Qasidahan

"Dia mungkin ingetin 'Ma, enggak semua harus diupload Ma,' gitu. Terus aku bilang 'oh iya iya maaf ya sayang kenapa?' Enggak apa-apa gitu," kata Dewi Perssik di Hutan Kota Senayan, Jakarta, baru-baru ini.

Karena itu, perempuan yang akrab disapa Depe tersebut kini lebih berhati-hati, terutama saat ingin mengunggah konten tentang sang anak. Ia mengaku selalu meminta izin terlebih dahulu.

Meski demikian, Depe memastikan putra semata wayangnya itu tidak pernah menegur dengan nada menyakitkan saat mengingatkannya untuk lebih bijak dalam bermedia sosial.

"Tapi tapi dia tidak pernah yang menyakiti perasaan aku, yang terus ngatur-ngatur enggak, cuma dia selalu bilang 'Ma, enggak semua diupload Ma,' itu. Jadi itu yang selalu ada dalam pikiran aku gitu loh," beber Depe.

Sebelumnya, Dewi Perssik mendapat sorotan tajam dari warganet usai video dirinya yang menyinggung perbandingan bencana di Aceh dan Lumajang viral di media sosial.

Melalui akun Instagram pribadinya, ia memberikan klarifikasi bahwa video yang beredar merupakan cuplikan dari siaran langsung yang telah dipotong di beberapa bagian sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.

Dalam potongan video yang ramai diperbincangkan, Dewi Perssik terlihat membandingkan respons terhadap bencana di Aceh dan Lumajang. 

Ia menyampaikan masyarakat Aceh sepatutnya bersyukur karena telah dikunjungi Presiden Prabowo.

Di sisi lain, ia menyinggung wilayah Lumajang dan Jember yang juga terdampak bencana namun belum mendapat kunjungan dari presiden. 

Pernyataan yang beredar tersebut lantas memicu beragam kritik dari pengguna media sosial.

Penyanyi dangdut itu pun dinilai kurang menunjukkan empati terhadap warga Aceh yang hingga kini masih berjuang menghadapi dampak banjir.  

 

(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved