Jadi Tersangka! Piche Kota Bantah Lakukan Dugaan Rudapaksa
Penyanyi Petrus Yohannes Debrito Armando Jaga Kota alias Piche Kota angkat bicara terkait dugaan kasus rudapaksa yang menyeret namanya.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Nur Alamsyah
Ringkasan Berita:
- Piche Kota angkat bicara terkait dugaan kasus rudapaksa yang menyeret namanya.
- Piche Kota resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang gadis di bawah umur.
- Jebolan Indonesian Idol itu menegaskan bahwa tuduhan itu tidaklah benar.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi Petrus Yohannes Debrito Armando Jaga Kota alias Piche Kota angkat bicara terkait dugaan kasus rudapaksa yang menyeret namanya.
Baca juga: Sosok Piche Kota Indonesian Idol, Perjalanan Karier hingga Terseret Kasus Rudapaksa
Piche Kota diketahui resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang gadis di bawah umur berinisial AC (16), yang masih berstatus siswi SMA.
Dalam video klarifikasi yang disampaikan, Piche Kota mengakui proses hukum sejauh ini tengah ia jalani.
“Terkait pemberitaan-pemberitaan yang sudah beredar sampai hari ini, saya sampai saat ini masih mengikuti proses hukum yang ada,” ujar Piche Kota dalam pernyataannya dikutip Tribunnews.com, Senin (23/2/2026).
Jebolan Indonesian Idol itu menegaskan bahwa tuduhan yang disangkakan kepadanya tidaklah benar.
“Saya ingin menjelaskan bahwa apa yang disangkakan dan dituduhkan kepada saya tidaklah benar," katanya.
Bersuara, Piche Kota Ucap Demi Keadilan
Piche Kota juga siap untuk menghormati dan mengikuti seluruh proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian.
"Saya sebagai warga negara yang baik akan mengikuti setiap proses hukum yang ada,” lanjutnya.
Baca juga: Polisi Beber Kronologi Dugaan Rudapaksa Piche Kota Idol: Berawal dari Miras di Hotel
Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk upaya memperjuangkan keadilan bagi dirinya.
Ia kembali menegaskan tidak pernah melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan.
“Saya bersuara saat ini untuk keadilan saya sendiri, dan saya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan kepada saya,” tegasnya.
Mengakhiri pernyataannya, Piche Kota menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian serta dukungan, seraya berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil.
Kronologis Kasus Dugaan Piche Kota Lakukan Rudapaksa
Peristiwa rudapaksa tersebut diduga terjadi pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 16.00 WITA di sebuah hotel di wilayah Atambua, Kabupaten Belu, NTT.
Kejadian kelam tersebut dilaporkan diawali dengan aktivitas mengonsumsi minuman keras (miras) bersama-sama di dalam hotel tersebut.
Laporan resmi atas kasus ini baru dibuat pihak korban AC pada 13 Januari 2026, yang kemudian ditindaklanjuti secara cepat oleh Unit PPA Satreskrim Polres Belu.
Kapolres Belu telah menetapkan tiga orang tersangka, termasuk Piche Kota, pada 19 Januari 2026 lalu.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dan terancam hukuman penjara maksimal selama 15 tahun.
Hingga kini, penyidik terus mendalami keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti tambahan guna memperkuat proses hukum di pengadilan.
Profil dan Jejak Karier Piche Kota
Piche Kota adalah penyanyi kelahiran 4 Februari 2002) yang namanya mulai dikenal luas lewat ajang Indonesian Idol musim ketiga belas pada 2025 yang tayang di RCTI.
Dalam kompetisi tersebut, Piche berhasil menembus posisi enam besar. Ia dikenal memiliki warna suara khas serta penampilan energik di atas panggung, membuatnya mudah dikenali dan menarik perhatian penonton.
Ia merupakan anak keempat dari empat bersaudara, dengan tiga kakak perempuan.
Ayahnya, Antonius Chen Jaga Kota, diketahui pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belu. Sementara ibunya bernama Elfrida Martha Mauluan.
Sejak kecil, Piche telah menunjukkan minat pada dunia tarik suara dan aktif mengikuti berbagai kegiatan seni di lingkungan sekitarnya.
Sebelum tampil di panggung nasional, Piche telah lebih dulu membangun karier sebagai penyanyi kafe di Atambua dan sekitarnya.
Ia juga aktif mengikuti berbagai lomba menyanyi tingkat lokal guna mengasah kemampuan vokalnya.
Kesempatan besar datang ketika ia mengikuti audisi Indonesian Idol di Kupang. Dalam babak audisi, ia membawakan lagu “Superman” milik Ronan Keating dan berhasil meraih Golden Ticket.
Perjalanan menuju audisi tidak mudah. Ia harus menempuh perjalanan darat dari Atambua ke Kupang bersama teman-temannya. Awalnya, Piche sempat tidak tertarik mengikuti ajang tersebut, namun dorongan dari rekan-rekannya membuatnya akhirnya mencoba peruntungan.
Di babak Final Showcase, Piche membawakan lagu “Semata Karenamu” milik Mario G Klau dan berhasil mencuri perhatian juri serta penonton.
Pada babak Top 15 Road to Spektakuler Show, ia menyanyikan “Menghitung Hari 2” dari Anda Perdana yang mendapat respons positif, termasuk dari juri seperti Bunga Citra Lestari.
Piche terus melaju hingga babak Spektakuler Show 9 (Top 6). Dalam babak tersebut, ia berduet dengan Vanessa Zee membawakan lagu legendaris “Kisah Kasih di Sekolah” karya Obbie Messakh.
Meski penampilan duet tersebut mendapat banyak pujian, perolehan voting tidak cukup untuk membawanya ke babak selanjutnya. Ia pun harus terhenti di posisi enam besar.
Sepanjang kompetisi, Piche membawakan berbagai lagu dari musisi ternama seperti:
“Let It Be” – The Beatles
“Hingga Tua Bersama” – Rizky Febian
“Anugerah Terindah” – Andmesh Kamaleng
“Tetap Dalam Jiwa” – Isyana Sarasvati
“Kenangan Terindah” – Samsons
Kehidupan Pribadi dan Inspirasi Musik
Dalam bermusik, Piche mengusung genre pop. Ia mengaku banyak terinspirasi oleh band asal Inggris, Coldplay.
Salah satu lagu favoritnya adalah “Yellow”, yang menurutnya memiliki makna mendalam. Ia juga menyimpan impian untuk dapat menyaksikan konser Coldplay secara langsung suatu hari nanti.
Diskografi dan Aktivitas Televisi
Pada 2025, Piche merilis singel “Pada Satu Cinta” bersama Yovie Widianto serta singel “Bahagia Lagi” yang sempat masuk tangga lagu nasional.
Selain Indonesian Idol, ia juga tampil sebagai bintang tamu di berbagai program televisi seperti:
Pemimpin Daerah Awards (iNews)
Dahsyatnya Weekend (RCTI)
HUT RCTI ke-36
FYP (Trans 7)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.