Kontroversi Inara Rusli
Poligami dengan Inara Rusli, Insanul Fahmi Bantah Pernah Talak Wardatina Mawa
Insanul Fahmi membantah keras tudingan bahwa dirinya pernah menjatuhkan talak kepada Mawa.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah
Ringkasan Berita:
- Insanul Fahmi membantah keras kabar pernah melakukan talak pada Wardatina Mawa.
- Menurutnya menjadi salah satu narasi yang berkembang liar di publik.
- Insanul menyebut sejak awal dirinya masih berupaya mempertahankan pernikahan dan mencari jalan damai.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Insanul Fahmi membantah keras tudingan bahwa dirinya pernah menjatuhkan talak kepada sang istri, Wardatina Mawa, melalui komunikasi lewat handphone.
Isu ini mencuat seiring dengan poligami yang dilakukannya saat menikahi siri Inara Rusli dengan posisinya masih suami Mawa.
Baca juga: Pihak Inara Rusli Kecam Aksi Yudi Pratama Bela Mawa, Tuding Pansos hingga Singgung Pelanggaran Hukum
Hal tersebut disampaikan Insanul Fahmi saat diwawancarai wartawan melalui Zoom, Jumat (27/2/2026), menyusul adanya gugatan cerai yang diajukan Mawa ke Pengadilan Agama Medan.
“Nggak, nggak. Saya nggak pernah talak melalui handphone, saya nggak pernah talak. Saya ngerasa tidak pernah menalak,” tegas Insanul Fahmi Jumat (27/2/2026).
Insanul menegaskan, isu talak tersebut tidak pernah keluar darinya dan menurutnya menjadi salah satu narasi yang berkembang liar di publik.
Ia menyayangkan adanya informasi yang dianggap tidak sesuai fakta sehingga justru memperkeruh suasana dan memperbesar konflik rumah tangga yang sedang dihadapi.
Ingin Bertahan dengan Mawa dan Cari Jalan Damai
Menurut Insanul, sejak awal dirinya masih berupaya mempertahankan pernikahan dan mencari jalan damai.
Bahkan, ia mengaku belum pernah memiliki niat untuk berpisah ataupun membicarakan perceraian secara serius.
Baca juga: Insanul Fahmi Akui Kirim Pesan Bernada Ancaman ke Yudi Pratama: Emosi Aku, Jangan Sok Tahu!
“Kalau dari saya sendiri pasti inginnya mempertahankan. Tapi kondisinya memang sudah carut-marut dan berlarut-larut. Saya mempertimbangkan jangan sampai keputusan yang saya ambil malah menimbulkan mudarat yang lebih besar,” ujarnya.
Ia juga menegaskan hingga saat ini masih membuka ruang komunikasi dengan Mawa dan berharap persoalan rumah tangga tersebut dapat diselesaikan secara tertutup tanpa konsumsi publik.
“Saya masih ingin ngobrol baik-baik, duduk bersama, diselesaikan secara private. Jangan sampai semuanya makin panas karena narasi di luar,” kata Insanul.
“Saya sudah berjuang, sudah ikhtiar. Selebihnya saya serahkan sama yang di atas,” tutupnya.