Ramadan 2026
Haddad Alwi Sukses Ajak Masyarakat Bersholawat di Ramadan Lewat A Journey To Remember Volume 2
Haddad Alwi ajak ratusan anak muda berselawat di Mbloc. Konser Ramadan penuh kolaborasi dan nuansa spiritual
Ringkasan Berita:
- Haddad Alwi sukses menggelar konser A Journey To Remember Volume 2 di M Bloc Space, menghadirkan kolaborasi lintas generasi seperti Danilla Riyadi dan Is Pusakata
- Konser Ramadan ini menjadi perjalanan spiritual penuh syukur dengan lagu-lagu Cinta Rasul hingga karya baru.
- Atmosfer hangat dan reflektif membuat ratusan anak muda larut dalam selawat
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi religi Haddad Alwi sukses ajak ratusan anak muda bersholawat di bulan ramadan lewat konser A Journey To Remember Volume 2.
Acara itu sukses digelar di Live House Mbloc pada Sabtu (28/2/2026) dengan menghadirkan sederet musisi dan penyanyi untuk kolaborasi.
Konser ini menjadi kelanjutan dari volume pertama yang digelar tahun lalu, sekaligus penegasan bahwa karya-karya Haddad tetap relevan dan dicintai lintas generasi.
Di atas panggung, Haddad menghadirkan pertunjukan yang bukan sekadar konser, melainkan perjalanan spiritual yang sarat makna.
Ia membawakan banyak lagu dari awal perjalanan kariernya hingga karya terbaru, dikemas dengan aransemen yang lebih segar dan kolaboratif.
Atmosfer hangat langsung terasa sejak awal acara dengan dibuka lewat lagu-lagu dari album Cinta Rasul yang pertama.
Baca juga: Ramadan Penuh Prihatin, Haddad Alwi Nilai Pemerintah dan Rakyat Tidak Akur, Siap Jadi Penengah
Dalam sesi jumpa pers, Haddad mengaku sempat diliputi perasaan pilu yang tak bisa dijelaskan, menjelang konser.
"Sebelum H-1, hatinya kemarin enggak tahu kenapa ada rasa pilu di hatinya Abi (Haddad Alwi). Abi enggak cerita ke istrinya Abi," ucap Haddad Alwi di kawasan Blok M Jakarta Selatan, Sabtu (28/2/2026).
"Tadi malam Abi enggak tahu dia berasa atau tidak, mungkin ada satu jam saya pegang tangannya, saya remas jarinya sambil saya diam saja. Saya enggak tahu ada apa, tapi ada rasa pilu tentang hari ini," jelasnya.
Namun perasaan itu berubah menjadi ketenangan ketika sudah masuk ke hari pelaksanaan.
"Bangun pagi tadi, setelah sahur, setelah salat subuh, mulai ada rasa lega gitu, rasa bahagia. Insyaallah apa yang kita lakukan ini kita tujukan buat Allah dan Rasulullah," tuturnya.
Bagi Haddad, konser ini bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga niat dan rasa syukur.
Ia bahkan sempat berbagi refleksi mengenai bagaimana kini dirinya lebih banyak memikirkan rasa terima kasih dibanding sekadar permohonan ampun.
"Allah itu baik loh. Allah itu penyayang. Luar biasa Allah itu. Engkau ini baik, Engkau ciptakan kami bukan untuk Engkau siksa Ya Allah, tapi untuk Engkau bahagiakan," tutur Haddad Alwi.
Konser A Journey To Remember Volume 2 ini juga istimewa karena mempertemukan Haddad dengan sejumlah kolaborator dari latar belakang berbeda.
Baca juga: Haddad Alwi Bersyukur Lagu Religi Tak Hanya Musiman Saat Ramadan
Ia menggandeng Danilla Riyadi, Is Pusakata, Novi Ayla, serta melibatkan Saung Angklung Udjo untuk memperkaya warna musikal di atas panggung.
Tentang proses duetnya bersama Danilla di lagu 'Pengakuanku' yang merupakan terjemahan dari 'Al I'tiraf', Haddad mengaku tersentuh saat pertama kali mendengar hasil rekaman.
"Abi menangis mendengar suaranya Danilla pada saat mengular-ular suaranya Abi waktu duet itu," ungkapnya.
"Abi sangat menikmati lagu Pengakuanku ini. Mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat buat banyak orang," kata Haddad Alwi.
Sementara kolaborasi dengan Is Pusakata melahirkan lagu baru berjudul Menghitung yang tercipta dari perbincangan reflektif mereka tentang cinta dan rasa syukur.
Haddad menyebut lagu itu lahir relatif cepat, namun tetap melalui proses pendalaman makna.
Tak hanya kolaborasi modern, sentuhan tradisional dari Saung Angklung Udjo juga menjadi salah satu kejutan dalam konser tersebut. Haddad mengaku terkesima saat sesi latihan.
"Abi surprise kemarin waktu latihan. Keren betul. Insyaallah nanti di surga itu lagunya Ya Thoybah diiringi Saung Udjo," tuturnya.
Kesuksesan A Journey To Remember Volume 2 di Live House Mbloc menjadi bukti bahwa karya-karya Haddad Alwi tetap memiliki tempat istimewa di hati penikmat musik religi.
Dengan hadirnya kolaborasi lintas generasi, serta pesan spiritual yang kuat, konser ini menjelma menjadi ruang perenungan sekaligus perayaan yang hangat dan penuh syukur.
Di akhir sesi, para kolaborator pun mengungkapkan antusiasmenya. Danilla memilih menikmati momen dengan santai.
"Persiapannya tadi mandi dulu hehehehe. Terus ngedengerin lagi materi yang akan dibawakan malam ini," katanya.
"Lebih ke rileks, karena nanti malam itu akan menjadi pertunjukan yang bersenang-senang sama-sama di atas panggung," beber Danilla.
Is Pusakata pun mengaku momen ini terasa seperti mimpi yang menjadi nyata. Hal itu karena dirinya sangat mengidolakan sosok Haddad Alwi sejak kecil.
"Saya besar dengan karya-karya beliau. Hari ini saya ada sama Abi tuh kayak masyaallah, seneng banget sih," katanya.
Konser pun ditutup dengan penampilan Haddad Alwi bersama para kolaborator di lagu Rindu Muhammadku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/hadadalwi1222.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.