Selasa, 28 April 2026

Kontroversi Inara Rusli

Babak Baru Inara Rusli dan Insanul Fahmi, Laporan Dugaan Penipuan Resmi Dicabut

Di saat dinamika hubungan yang sempat panas pencabutan laporan justru disebut sebagai bukti besarnya rasa sayang yang masih dimiliki Inara ke Insanul.

Tayang:
Ringkasan Berita:
  • Terkait ketidakhadiran Inara Rusli saat pengambilan dokumen SP3, Lechumanan menegaskan bahwa seluruh proses telah diwakilkan kepadanya sebagai kuasa hukum resmi.
  • Dengan resmi dihentikannya laporan ini, publik kini menyoroti kemungkinan babak baru dalam hubungan Inara Rusli dan Insanul Fahmi
  • Yang menarik perhatian bukan hanya soal aspek hukum, melainkan alasan dibalik pencabutan laporan tersebut

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kasus dugaan penipuan yang sempat dilaporkan Inara Rusli terhadap Insanul Fahmi akhirnya resmi dihentikan. Keputusan ini menjadi sorotan publik, bukan hanya karena aspek hukumnya, tetapi juga karena alasan emosional yang diungkap oleh pihak kuasa hukum. Di tengah dinamika hubungan yang sempat memanas, pencabutan laporan justru disebut sebagai bukti besarnya rasa sayang yang masih dimiliki Inara kepada Insanul.

Kuasa hukum Inara Rusli, Lechumanan, menjelaskan bahwa penghentian perkara tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil gelar perkara yang dilakukan pihak kepolisian di Polda Metro Jaya. Berdasarkan hasil gelar perkara, direkomendasikan agar laporan tersebut dihentikan.

“Setelah dilakukan gelar perkara terhadap laporan yang pernah dilayangkan oleh klien saya, Inara Rusli, rekomendasinya adalah menghentikan perkara tersebut,” ujar Lechumanan di Polda Metro Jaya, Senin (2/3/2026).

Ia menyebutkan, dari hasil tersebut kemudian diterbitkan Surat Pemberitahuan Penghentian Penyelidikan (SP3). Dengan terbitnya SP3, proses hukum atas dugaan penipuan yang sebelumnya dilaporkan resmi dihentikan.

“Yaitu terbitlah SP3, surat pemberitahuan penghentian penyelidikan. Hari ini kebetulan kami datang bersama untuk mengambil lampiran dari SP3 tersebut,” jelasnya.

Namun, yang menarik perhatian bukan hanya soal aspek hukum, melainkan alasan di balik pencabutan laporan tersebut. Lechumanan menilai keputusan kliennya mencabut laporan menjadi bukti nyata bahwa perasaan Inara terhadap Insanul masih sangat besar.

“Ini sebenarnya membuktikan bahwa memang sayanglah klien saya kepada Mas Insan ini. Jelas, lebih sayang,” ucapnya.

Ia bahkan secara terbuka menyampaikan pesan kepada Insanul Fahmi agar lebih bijak dalam melihat situasi dan menentukan langkah ke depan.

“Saya juga minta Mas Insan buka matanya lebar-lebar. Yang enggak ada gunanya kamu tinggalin, yang berguna kamu lanjutkan. Jangan lagi memikirkan hal-hal yang nggak berguna,” katanya.

Menurut Lechumanan, langkah hukum yang sebelumnya ditempuh dan kini dicabut menunjukkan bahwa rasa sayang Inara sudah tidak lagi dapat diukur dengan logika semata.

“Yang jelas, ini dilaporkan saja sudah dicabut. Berarti rasa sayangnya itu sudah nggak bisa diukur lagi dengan apa pun,” ungkapnya.

Terkait ketidakhadiran Inara Rusli saat pengambilan dokumen SP3, Lechumanan menegaskan bahwa seluruh proses telah diwakilkan kepadanya sebagai kuasa hukum resmi.

“Kan sudah diwakilkan ke saya. Kalau nggak, ngapain saya jadi kuasa hukum,” tutupnya.

Dengan resmi dihentikannya laporan ini, publik kini menyoroti kemungkinan babak baru dalam hubungan Inara Rusli dan Insanul Fahmi, yang tampaknya belum sepenuhnya berakhir.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved