Selasa, 14 April 2026

Neno Warisman: Wartawan Mengaji Perkuat Spiritual dan Tradisi Intelektual Jurnalis

Neno Warisman menilai kegiatan keagamaan seperti mengaji dapat menjadi bahan bakar spiritual agar karya tulis memiliki kedalaman nurani.

HO/IST
Neno Warisman dan Chandra Wahyu menghadiri kegiatan “Wartawan Mengaji” yang digagas oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok, Jumat (13/3/2026). Neno mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai langkah positif untuk memperkuat sisi spiritual para jurnalis sekaligus menjaga tradisi intelektual melalui tulisan. 
Ringkasan Berita:
  • Kegiatan wartawan mengaji di Depok, Jawa Barat, dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga kualitas profesi jurnalis sebagai penjaga peradaban
  • Acara yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan santunan anak yatim tersebut berlangsung khidmat di halaman kantor PWI Kota Depok
  • Neno Warisman turut hadir di acara tersebut. Ia mengapresiasi inisiasi PWI Depok

 

TRIUNNEWS.COM - Aktris senior sekaligus Staf Khusus Menteri Kebudayaan, Neno Warisman, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan "Wartawan Mengaji" yang digagas oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok.

Kegiatan yang memadukan kekuatan spiritual dan intelektual ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga kualitas profesi jurnalis sebagai penjaga peradaban.

Acara yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan santunan anak yatim tersebut berlangsung khidmat di halaman kantor PWI Kota Depok, Jumat (13/3/2026).

Baca juga: Perjalanan Politik Neno Warisman, dari Partai Ummat Kini Gabung Partai Gelora

Ia menilai kegiatan keagamaan seperti mengaji dapat menjadi bahan bakar spiritual agar karya tulis yang dihasilkan para jurnalis memiliki kedalaman nurani.

"Semua tergantung pada tulisan. Tulisan adalah buah peradaban, dan tidak ada bangsa yang maju tanpa tradisi menulis. Tulisan juga menjadi perekam sejarah sehingga kita bisa melihat kembali kejayaan sebuah bangsa melalui karya yang ditinggalkan," ujar Neno.

Perempuan lulusan Sastra Universitas Indonesia ini juga mendorong para jurnalis di Depok untuk tidak berhenti pada pelaporan berita harian saja, tetapi juga aktif mengembangkan komunitas atau kelas  penulisan kreatif.

Neno mengungkapkan adanya peluang kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan RI, terutama dalam pengembangan kapasitas penulis dan skenario film. 

Menurutnya, Indonesia saat ini sangat membutuhkan penulis handal untuk memperkuat industri kreatif.

"Jika teman-teman PWI Depok memiliki gagasan membentuk kelas menulis atau pelatihan, itu sangat baik dan harus diwariskan kepada generasi berikutnya. Kita butuh jurnalis yang tulisannya tidak hanya informatif, tetapi juga membangun nurani dan nilai-nilai ketuhanan," tambahnya.

Senada dengan Neno, aktor Chandra Wahyu yang populer melalui sinetron Tendangan Si Madun, turut hadir mendukung acara ini.

Selain mengapresiasi sisi religius, Chandra yang akrab disapa "Mr. Bonte" juga menggelar pengobatan tradisional gratis bagi para wartawan dan masyarakat sekitar melalui program "Bonte Cari Pahala".

"Semoga acara hari ini menjadi simbol kebangkitan wartawan masa kini untuk menggalakkan gerakan ayo mengaji dan terus berbuat kebaikan bagi masyarakat," kata Chandra.

Program "Wartawan Mengaji" tahun ini merupakan pelaksanaan tahun kedua yang digelar Bidang Kerohanian PWI Kota Depok selama Ramadhan 1447 H.

Agenda ini melibatkan seluruh anggota untuk tadarus satu juz secara bergiliran hingga mencapai puncaknya pada prosesi khataman Al-Qur'an.

Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Ia berharap melalui "Wartawan Mengaji", wajah pers di Kota Depok semakin religius, peduli, dan memiliki integritas sosial yang tinggi.

"Kita ingin memperkuat wajah pers yang tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga memiliki kedekatan spiritual yang kokoh sebagai modal menjaga kredibilitas informasi," pungkas Rusdy.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved