Konflik Keluarga Denada
Denada Konsultasi ke Notaris soal Masa Depan Ressa, Minta Gugatan di PN Banyuwangi Dicabut
Denada meminta Ressa mencabut gugatan di PN Banyuwangi setelah keduanya berdamai, konsul ke notaris untuk masa depan sang putra.
Ringkasan Berita:
- Pihak Denada meminta gugatan di Pengadilan Negeri Banyuwangi untuk dicabut oleh sang putra, Ressa Rizky Rossano setelah keduanya resmi berdamai.
- Manajer ungkap keseriusan Denada bertanggung jawab atas masa depan Ressa.
- Ia mengaku, Denada juga berkonsultasi pada notaris terkait masa depan Ressa.
TRIBUNNEWS.COM - Pedangdut Denada akhirnya resmi berdamai dengan putra kandungnya, Ressa Rizky Rossano.
Pertemuan penuh haru itu diinisiasi oleh manajer Denada, Risna Ories.
Dalam pengakuannya, Risna menyebut momen itu turut memberi ruang diskusi bagi pihak Denada dan Ressa yang sempat membawa masalah ini ke jalur hukum.
Diketahui, Ressa menggugat Denada secara perdata senilai Rp7 miliar di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur sejak 26 November 2025 silam.
Setelah pertemuan tersebut, dikatakan Risna, Denada meminta pihak Ressa untuk mencabut gugatan.
"Pokoknya aku berharapnya itu semua case-nya closelah. Sama seperti yang Ressa sampaikan saat pertemuan kemarin itu," tutur Risna memulai kalimatnya, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (25/3/2026).
"Harapannya kan ya case segala macam gugatan dicabut. Dena juga minta sama adiknya, Muhammad untuk tidak melanjutkan proses mobilnya itu," tandas Risna.
Denada juga disebut serius dengan masa depan Ressa dengan berkonsultasi melalui notaris.
"Dia kan kemarin sempat konsultasi ke notaris gitu ya. Itulah dia memikirkan masa depannya Ressa," ungkap Risna.
Aksi Denada itu dilakukan setelah ia membuat video pengakuan terkait Ressa adalah anak kandungnya di Instagram, beberapa waktu silam.
"Jadi setelah video pertama itu dia udah langsung diskusi sama pihak notaris. Karena saking dia memikirkan masa depan anak-anaknya gitu, sama, Aisha, Ressa," lanjutnya.
Baca juga: Keinginan Ressa Rossano setelah Bertemu dan Berdamai dengan Denada, Singgung Masalah Mobil
Senada dengan Denada, Ressa juga hanya ingin berdamai dengan mantan istri Jerry Aurum tersebut.
Dikatakan Risna, Ressa menyebut hanya ingin semuanya jelas.
"Ressa enggak mau apa-apa gitu. Ressa cuma pengin semuanya clear," ujar Risna menirukan ucapan pemuda yang tahun ini berumur 25 tahun itu.
"Karena dia kan pasti jadi pikiran juga gitu. Pengin semuanya selesailah, ya perihal macam-macam, perihal mobil yang sama adiknya Dena itu, Terus pokoknya dia enggak mau lagi ada masalah-masalah begini," sambungnya.
Hadir sebagai penengah, Risna menyatakan perannya untuk mengakomodir keinginan kedua belah pihak.
"Semuanya clear. Buka lembaran baru semuanya. Aku bilang, aku tanya ke Ressa, aku tanya ke Dena juga karena kan aku berusaha untuk mengakomodir obrolan di situ juga," tandasnya.
Baca juga: Momen Haru Denada Rayakan Lebaran Bareng Ressa Rossano, Peluk Erat sang Anak
Sementara itu, Denada juga mengharapkan kedamaian di antara mereka.
"Terus Dena bagaimana? Bilang apalagi aku, Mbak. Aku hanya mengharapkan bisa ketemu Ressa, bisa bareng sama Ressa. Semuanya baik-baik, gitu," imbuh Risna mengatakan keinginan ibu dua anak itu.
Risna berharap, pertemuan itu bisa menjadi awal hubungan baik keduanya di kemudian hari.
"Ya sudah, insyaAllah kita doakan mudah-mudahan satu sama lain juga saling memaafkan," pungkas Risna.
Denada Bantah Menelantarkan Ressa
Sebelumnya, lewat podcast bersama Feni Rose, Denada membantah menelantarkan Ressa.
Diketahui dalam kemunculannya, Ressa mengaku dirinya sebagai anak kandung Denada yang selama 24 tahun ditelantarkan.
Ressa tumbuh besar dalam pengasuhan paman dan bibi Denada, Dino Rossano Hansa serta Ratih Puspita Dewi.
Denada telah mengakui Ressa sebagai sang putra sebelumnya, lewat unggahannya di Instagram.
Denada akhirnya blak-blakan soal momen dirinya hamil Ressa ketika masih berumur 20 tahun.
Kala itu, diungkapkan pedangdut yang akrab disapa Dena ini, ia berjanji akan mempertanggungjawabkan kehamilannya.
"Aku kepengin dia tahu, bahwa enggak kok. Enggak seperti itu. Enggak dibuang," ujarnya sembari menangis, dikutip Senin (16/3/2026).
Dia mengeklaim, mengandung Ressa dengan penuh kasih sayang.
"Aku tuh mengandung dia dan melahirkan dia itu dengan penuh kasih, dengan penuh sayang. Aku mengambil keputusan itu sesadar-sadarnya, semantap-mantapnya tanpa ada keraguan. Dan aku enggak kepengin dia merasa kayak gitu," lanjut ibu dua anak itu.
Denada tak menampik perasaan Ressa yang selalu merasa anak terbuang.
Baca juga: Sempat Ikut Nimbrung dalam Kasus Perseteruan Ressa Rosano dan Denada, Tessa Mariska: Aku Iba
"Tapi aku mengerti dia merasa kayak gitu, itu salahku," tandasnya.
Lebih lanjut, Denada mengenang masa-masa dirinya hamil dalam keadaan takut.
Denada berdalih, mentalnya saat itu belum cukup dewasa.
"Yang pasti aku takut, pasti ada. Bingung, karena mungkin saat itu secara mental aku belum cukup dewasa. Secara usia kan mungkin ya sekitar 20 tahun. Mungkin belum siap, mungkin bingung bagaimana harus menghadapinya," sambung perempuan yang kini berusia 47 tahun itu.
Kendati dirundung ketakutan, Denada mengaku tak pernah terbersit untuk membuang Ressa.
"Tapi pada saat pertama kali aku tahu bahwa aku hamil, aku tidak pernah ada keraguan selain dengan keputusan untuk keep the baby, meneruskan kehamilan itu dan melahirkan."
"Jadi tidak pernah ada kepikiran untuk istilahnya mencari jalan pintas gitu, enggak ada sama sekali walaupun ada ketakutan," tegas mantan istri Jerry Aurum tersebut.
Dikatakan Denada, ia sudah memprediksi ayah Ressa tidak akan mungkin mau bertanggung jawab.
"Aku tahu ada risiko itu dan mungkin sudah memperkirakan bahwa itu akan terjadi. Tapi buat aku itu tidak membuat ragu. Aku tidak menyalahkan, dia (ayah Ressa) tahu, dia tahu (Denada hamil)," imbuh Denada.
Denada terus menutupi kehamilannya hingga berusia tua sendirian.
Sampai akhirnya berani bercerita pada ibunya, Emilia Contessa.
"Pada saat itu mama belum tahu, tapi akhirnya tunggu sekian lama aku ngomong sama mama. Aku nggak terlalu ingat kehamilan usia berapa, tapi yang pasti sudah cukup besar. Kita tinggal satu rumah, tapi mama enggak pernah tahu aku hamil," tandas Denada.
Pelantun lagu Gotaki ini, juga mengakui ia dilanda morning sickness layaknya perempuan hamil lainnya.
"Yang pasti mual-mual, biasalah. Pada saat itu ya ada part time sedih, pasti ada sedih. Tapi aku enggak mengurungkan niatku sama sekali untuk menghentikan kehamilan."
"Itu anakku, dan aku ibunya. Apa pun yang aku lakukan sehingga ada kehamilan itu. Itu aku yang melakukannya, bisa dibilang itu kesalahan, itu dosaku. Tapi anak ini bukan kesalahan," pungkas Denada.
(Tribunnews.com/ Salma)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.