Konflik Keluarga Denada
Denada Lega Berdamai dengan Ressa Rossano dan Dipanggil dengan Sebutan Ibu
Denada lega akhirnya dapat bertemu dan berdamai dengan Ressa Rizky Rossano. Juga dipanggil dengan sebutan 'ibu'.
Ringkasan Berita:
- Denada lega akhirnya dapat bertemu dan berdamai dengan Ressa Rizky Rossano.
- Denada juga bahagia sekarang Ressa memanggilnya dengan sebutan 'ibu'.
- Alasan Ressa tak lagi panggil Denada dengan sebutan 'mbak'.
TRIBUNNEWS.COM - Kebahagiaan tengah dirasakan penyanyi Denada Tambunan.
Konflik Denada dan putra kandungnya, Ressa Rizky Rossano telah menemui titik terang.
Keduanya akhirnya bertemu dan memutuskan berdamai.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh kedua orangtua angkat Ressa yang juga paman dan bibi Denada, Dino Rossano Hansa serta Ratih Puspita Dewi.
Di momen itu juga, Ressa yang sebelumnya memanggil Denada dengan sebutan 'mbak', untuk pertama kalinya memanggil 'ibu'.
Diungkapkan sang manajer, Risna Ories, Denada merasa lega akhirnya dapat melewati permasalahan dengan putranya.
"Pasti dia akan merasakan lega ya. Khususnya perihal sama Ressa, itu kan bukan hal yang mudah yang harus dia lewatin," kata Risna, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Jumat (27/3/2026).
Pemilik nama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan itu juga merasa senang bisa memeluk dan berbincang dengan Ressa.
Kebahagiaan ibu dua anak itu bertambah tatkala Ressa memanggilnya dengan sebutan ibu.
"Jadi benar-benar itu membuat dia happy banget."
"Bisa meluk Ressa, bisa bicara layaknya ibu dan anak, apalagi udah panggil 'ibu', 'lanang'," beber Risna.
Kini, Denada memilih memberikan dukungan penuh terhadap karier dan masa depan pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur itu.
Baca juga: Kini Berdamai, Denada Berencana Ajak Ressa Rossano ke Singapura Bertemu Aisha
"Sekarang dia full support ke Ressa untuk perihal pekerjaan."
"Ressa mau apa, mau menggapai cita-cita bagaimana, Dena full support," kata Risna.
Diketahui, sejak berusia kurang dari 10 hari, Ressa diasuh oleh paman dan bibi Denada di Banyuwangi, Jawa Timur.
Merasa ditelantarkan, Ressa muncul ke hadapan publik setelah menggugat Denada atas dugaan penelantaran anak ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, Jawa Timur.