Hobi Nongkrong Vincent Verhaag & Jessica Iskandar Beda, Bukan di Klab Malam Tapi Bahas Popok Anak
Pernikahan mengubah gaya hidup Vincent Verhaag dan Jessica Iskandar. Jika dulu mereka hidup santai dan hangout. Kini nongkrongnya beda.
Ringkasan Berita:
- Pernikahan membawa perubahan besar bagi Vincent Verhaag dan Jessica Iskandar.
- Jika dulu mereka menganut gaya hidup santai dan hangout ke berbagai tempat, kini berbeda.
- Kebiasaan nongkrong di klab malam pun berubah.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kehidupan rumah tangga membawa perubahan besar bagi pasangan Vincent Verhaag dan Jessica Iskandar.
Baca juga: Jessica Iskandar Sempat Dirawat karena Infeksi Bakteri, Vincent Verhaag Kabarkan Kondisinya
Jika dulu mereka menjalani dengan gaya hidup santai dan hangout ke berbagai tempat, kini keduanya merasakan perbedaan.
Vincent dan Jedar masih tetap nongkrong bersama di luar, namun dengan suasana yang jauh berbeda.
Vincent mengakui bahwa kebiasaan nongkrongnya tidak hilang, hanya berubah seiring peran barunya sebagai orang tua.
Bukan di Klub Malam, Kini Nongkinya Bareng Mama-mama
Alih-alih menghabiskan waktu di tempat hiburan malam, kini ia lebih sering berkumpul bersama para orang tua lain.
"Masih nongkrong, cuman nongkrongnya berbeda," ujar Vincent Verhaag di kawasan Dharmawangsa Jakarta Selatan, belum lama ini.
Baca juga: Ketakutan Vincent Verhaag Punya Anak Perempuan, Bersumber dari Masa Lalunya
"Nongkrongnya bareng ama mama-mama," terusnya.
Lokasinya juga berubah, tak lagi di sebuah klub malam melainkan di sebuah cafe atau restoran.
"Bukan di klub, tapi di ya tempat-tempat kayak ginilah ya kan," tuturnya.
"Bahasnya hobi-hobi cantik, bahas 'Kamu pakai popok apa? Oh aku pakai popok ini. Oh kamu pakai susu formula apa? Oh aku ini. Ih lucu baju ceweknya' kayak gitu sih," ujar Vincent sambil tertawa.
Perubahan ini terasa natural bagi Vincent, mengingat dirinya dan Jessica kini sudah memiliki tiga anak.
Topik obrolan pun otomatis bergeser, dari yang sebelumnya ringan dan hiburan, kini lebih banyak membahas kebutuhan anak dan keluarga.
Meski begitu, Vincent menikmati fase ini. Baginya, nongkrong tetap bisa dilakukan tanpa harus meninggalkan tanggung jawab sebagai orang tua.
Justru, momen kebersamaan dengan sesama orang tua menjadi pengalaman baru yang tak kalah menyenangkan.
Khawatir Punya Anak Perempuan
Pada bagian lain, Vincent Verhaag juga mengungkapkan perasaannya sebagai seorang ayah setelah dikaruniai anak perempuan.
Putri mereka yang diberi nama Hagia Alyara Verhaag kini menjadi sosok yang sangat ia jaga.
Bahkan Vincent mengaku punya kekhawatiran tersendiri soal masa depan anaknya, terutama saat nanti memasuki usia remaja.
Vincent secara jujur mengakui dirinya bukan sosok pria yang alim di masa muda, dan itu justru membuatnya khawatir.
Ia takut jika suatu hari nanti sang putri bertemu dengan pria yang memiliki sifat seperti dirinya dulu.
"Oh jagalah! Maksudnya papanya juga bukan papa-papa alim kan," ucap Vincent Verhaag di kawasan Dharmawangsa Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2026).
"Aku nggak mau dia ketemu kayak aku dari usianya aku remaja ya kan. Jadi aku harus kayak balik lagilah,” ujarnya.
Ingin Jadi Cinta Pertama sang Putri
Tak hanya sekadar melindungi, Vincent juga memiliki prinsip kuat dalam membesarkan anak perempuannya.
Ia ingin menjadi sosok cinta pertama bagi Hagia, yang nantinya bisa menjadi standar dalam melihat sosok laki-laki di masa depan.
"Anak cewek the first love cinta pertama itu bapaknya," ucap Vincent.
"Jadi aku ingin dan aku pengen banget bahwa nanti kalau Hagia udah remaja, patokan kasih cinta kasih sayang itu papanya sendiri,” lanjutnya.
Vincent pun membayangkan bagaimana kelak putrinya bisa memiliki standar tinggi terhadap pasangan.
Ia bahkan mencontohkan respons yang diharapkannya ketika suatu saat ada pria yang mendekati Hagia.
“Jadi ketika ada cowok yang datangin dia terus bilang ‘eh lu bisa masak kayak emak gue nggak?’ Nah dia bisa jawab ‘Lu bisa kerja kayak bapak gue nggak?’ Ya kan? Jadi the first love harus dari papanya,” katanya sambil tertawa.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.