Kabar Artis
The SIGIT Kembali setelah 6 Tahun, Rilis Single Bread & Circus dan Umumkan Formasi Baru
Band The SIGIT kembali menyapa pecinta musik Tanah Air lewat single terbaru berjudul Bread & Circus, tiga personel baru turut andil di karya baru.
Ringkasan Berita:
- Band The SIGIT kembali menyapa pecinta musik Tanah Air lewat single terbaru berjudul Bread & Circus.
- The SIGIT tetap mempertahankan karakter guitar-driven rock dan menambahkan synthesizer dan instrumen elektronik.
- Kehadiran tiga personel anyar juga memberi perspektif segar dalam aransemen dan proses produksi.
TRIBUNNEWS.COM - Setelah enam tahun tanpa rilisan baru, band The SIGIT akhirnya kembali menyapa pecinta musik Tanah Air lewat single terbaru berjudul Bread & Circus.
Lagu ini menjadi penanda dimulainya era baru bagi unit rock asal Bandung tersebut, sekaligus membuka rangkaian materi segar yang tengah mereka siapkan untuk perjalanan musikal berikutnya.
Kembalinya The SIGIT kali ini tidak hanya ditandai dengan musik baru, tetapi juga perubahan formasi.
Band ini kini diperkuat oleh Absar Lebeh (gitar), Aghan Sudrajat (bas), dan Raveliza (drum) sebagai personel resmi yang bergabung bersama dua anggota lama, Rektivianto Yoewono (vokal, gitar) dan Farri Icksan Wibisana (gitar).
Masuknya tiga nama baru ini membawa dinamika berbeda dalam proses kreatif band.
“Dengan bertambahnya tiga orang baru, ada etos yang berbeda, dinamika komunikasi yang berbeda, yang mana semuanya membutuhkan adaptasi. Kebetulan, proses adaptasi tersebut bisa dijalankan perlahan sambil bermusik,” sambut Rekti mewakili The SIGIT, dikutip dari rilis Jumat (3/4/2026).
Single “Bread & Circus” menjadi langkah awal eksplorasi musikal di era terbaru mereka.
Lagu ini mengangkat narasi tentang persoalan struktural, khususnya isu perampasan ruang dan penyalahgunaan kekuasaan dalam pengelolaan sumber daya alam.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa alam dan seluruh isinya akan menanggung dampak dari eksploitasi yang tidak bertanggung jawab.
Secara musikal, The SIGIT tetap mempertahankan karakter guitar-driven rock yang menjadi identitas mereka.
Namun kali ini, warna baru hadir melalui penggunaan synthesizer dan instrumen elektronik yang lebih dominan.
Baca juga: Terjemahan Lirik Lagu Another Day - The Sigit: These Things Are Beautiful
Pendekatan tersebut menghasilkan nuansa psychedelic rock yang menjadi arah musikal baru band ini.
Kehadiran tiga personel anyar juga memberi perspektif segar dalam aransemen dan proses produksi.
“Kehadiran mereka jelas membawa nuansa yang berbeda pada hasil akhir karena cara bermain mereka yang sangat berbeda dengan kebiasaan formasi lama. Perspektif dan perbendaharaan musikal merekalah yang membuka cakrawala dalam pembuatan dan aransemen lagu,” lanjut Rekti.
Dalam proses produksi, The SIGIT turut melibatkan sejumlah kolaborator. Tanya Ditaputri (Rattles) mengisi vokal latar, sementara Budianto Setyadi bertindak sebagai produser sekaligus mixing engineer.
Departemen visual dikerjakan oleh Gunkbudi dan Refantho Ramadhan yang menggarap artwork serta foto untuk “Bread & Circus”.
Single ini juga menjadi pembuka dari rangkaian materi baru yang sedang dipersiapkan The SIGIT.
Terakhir kali band ini merilis lagu adalah “Another Day” pada 2020, sehingga kehadiran “Bread & Circus” menjadi momen yang sangat dinantikan penggemar.
“Saya rasa lagu-lagu baru lain yang sudah kami buat bersama juga memiliki daya tarik yang tidak kalah menarik dengan ‘Bread & Circus’. Ada pembaruan yang menyegarkan,” ujar Rekti.
“Bread & Circus”, single terbaru dari The SIGIT bisa didengarkan di berbagai layanan streaming musik mulai 3 April 2026, disusul oleh video musik yang tayang perdana di kanal YouTube The SIGIT pada pukul 20:00 WIB.
Tentang The SIGIT
The SIGIT merupakan unit rock Indonesia yang kini beranggotakan Rektivianto Yoewono (vokal, gitar), Farri Icksan Wibisana (gitar), Absar Lebeh (gitar), Aghan Sudrajat (bas), dan Raveliza (drum).
Selama lebih dari dua dekade, mereka telah merilis sejumlah karya penting seperti album Visible Idea of Perfection (2006), Hertz Dyslexia I & II (2009), serta Detourn (2013).
Memasuki tahun 2026, The SIGIT menandai babak baru perjalanan musiknya dengan mempersiapkan deretan rilisan anyar yang dimulai dari single “Bread & Circus”.
Sebuah era baru yang siap dinantikan oleh pecinta musik rock Indonesia.
(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.