Kabar Artis
Lucinta Luna Nangis Akui Lelah Hadapi Hujatan Netizen hingga Datangi Psikiater: Kayak Nggak Dihargai
Lucinta Luna nangis menceritakan kesedihan sebagai transgender. Ia merasa seperti patung yang tidak dihargai.
Ringkasan Berita:
- Keputusan Lucinta Luna berpenampilan maskulin tak sepenuhnya mendapat respons positif.
- Lucinta Luna nangis merasa dirinya seperti patung yang tidak dihargai.
- Ia mengaku lelah dengan berbagai tuntutan yang ditujukan padanya.
TRIBUNNEWS.COM - Selebgram Lucinta Luna menangis saat menceritakan kesedihan sebagai transgender yang dikenal luas oleh publik.
Lucinta Luna memutuskan untuk mengubah penampilannya menjadi maskulin layaknya laki-laki.
Selain dari pakaian, transgender bernama lahir Muhammad Fattah itu juga mengubah potongan rambutnya jadi pendek bak artis Korea.
Namun rupanya ada kesedihan di balik keputusan Lucinta Luna berdandan seperti laki-laki.
Pro dan kontra pun membanjiri kolom komentar media sosial Lucinta Luna.
Hingga bintang film Princess & the Boss itu memutuskan berobat ke psikiater.
"Iya (pakai bantuan psikiater). Empat tahun gue ke psikiater di rumah sakit," kata Lucinta Luna, dikutip dari YouTube C8 Podcast, Minggu (5/4/2026).
Selebgram berusia 36 tahun itu mengaku sempat ingin direhabilitasi untuk mengatasi kecemasan yang ia rasakan karena membaca komentar negatif netizen.
"Dan sempat aku itu pengin direhab maksudnya biar aku itu nggak terlalu... Aku itu orangnya penasaran tapi nggak mau ngelihat komen netizen."
"Tapi aku penasaran, Aku selalu diomelin sama manajer aku, 'udah jangan ngelihat komen'," paparnya.
Hingga kini, Lucinta Luna masih mengonsumsi obat yang diberikan oleh psikiater.
Baca juga: Kini Tampil Maskulin, Lucinta Luna Ungkap Alasan Salat Idul Fitri di Korea: Beraninya di Luar Negeri
"Dikasihnya yang tingkatnya yang rendah," bebernya.
Menyebut dirinya pendosa, Lucinta Luna mengisyaratkan lelah menuruti tuntutan dari publik, namun tetap tak luput dari hujatan.
Ia merasa apa yang dilakukannya tak pernah bisa membuat orang lain puas.
"Gue kan emang pendosa. Orang juga bilang, lu mau jadi laki kek, dibilang gimik. Ya udah gue ikutin kemauan elu, gue begini penampilannya berubah (jadi laki-laki)."
"Dibilang 'ah jadi tomboy, kurangin lagi, begini begini', lu maunya apa?."
"Bilang gue jadi cewe ala-ala barbie, cewek Korea, dihujat lagi, serba salah makanya," ungkapnya.
"Gue ngerasa kayak nggak dihargain, nggak dianggap gitu," tambahnya.
Air mata Lucinta Luna mulai menetes tatkala mengungkapkan lelah hatinya lantaran terus dipaksa menuruti tuntutan orang lain.
"Cape banget," ucapnya.
Selebgram kelahiran Jakarta, 16 Juni 1989 itu lelah tidak bisa menjadi dirinya sendiri.
"Gue cape jadi kayak patung aja. Ya udah lu jadi robot aja. Gimana lu berpijak ya udah lu jalanin aja."
"Gue pengin jadi diri gue sendiri," tutur Lucinta sembari berurai air mata.
Akui Hidupnya Tak Tenang
Meski tampak ceria di depan kamera, perasaan tidak tenang nyatanya terus dirasakan Lucinta Luna.
"Nggak tenang. Malam gue nangis mulu. Malam gue nangis (karena) penuh dengan tuntutan dari orang," ungkap Lucinta.
Di hari-harinya, Lucinta selalu teringat mendiang orang tuanya.
"Ya kan gue selalu ingat almarhum nyokap bokap," ucapnya.
Sahabat Nikita Mirzani itu juga merasa netizen terlalu mengatur hidupnya.
"Dan gue juga kayaknya hidup gue terlalu banyak diatur sama netizen," keluarnya.
Hingga akhirnya di momen Lebaran 2026, Lucinta Luna memberanikan diri untuk melaksanakan shalat Idul Fitri di barisan jamaah laki-laki.
Baca juga: Ziarah ke Makam Orang Tua dengan Penampilan Barunya, Lucinta Luna: Anakmu Berwujud Muhammad Fatah
Ia mengenakan baju koko lengkap dengan peci di kepalanya.
"Pada saat momennya Idul Fitri itu gue kayak pengin lah shalat di bagian shaf (barisan) laki-laki sesuai dengan kodrat."
"Meskipun gue udah legal semuanya (sebagai wanita), gue udah berbentuk seperti ini, gue ngelakuin dari hal terkecil itu (shalat Idul Fitri), keberanian terkecil itu," paparnya.
Wanita yang pernah tersandung narkoba pada 2020 itu tak menyangka banyak yang mendukungnya untuk kembali menjadi laki-laki.
Namun bagi Lucinta Luna, hal itu tidaklah mudah.
"Nggak mau dihujat, tapi semua orang mendukung," katanya.
"Dan semua orang itu pengin bikin gue itu benar-benar ayo ayo kembali. Ya nggak semudah itu sebenarnya," ujarnya.
(Tribunnews.com/Yurika)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.