Dulu Cuma Tahu karena Main PS, Kisah Atta Halilintar Kini Berteman dengan Pesepakbola Internasional
Atta menjalin relasi dengan para pesepakbola internasional ketika menjadi perwakilan Indonesia yang diundang di Match for Hope 2026 di Qatar.
Ringkasan Berita:
- Atta yang dulu menghabiskan waktu bermain game sepak bola di rental PlayStation kini bisa berinteraksi langsung dengan para idolanya di dunia sepak bola. Bahkan mereka berteman
- Berkomunikasi dengan pesepakbola internasional jadi pengalaman Atta yang tak terlupakan
- Atta mulai menjaring komunikasi dan relasi dengan para pesepakbola internasional ketika menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang diundang di Match for Hope 2026 di Qatar
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perjalanan hidup Atta Halilintar terasa seperti lingkaran mimpi di siang bolong yang kemudian menjadi nyata.
Siapa sangka, Atta yang dulu menghabiskan waktu bermain PlayStation di rental kini bisa berinteraksi langsung dengan para idolanya di dunia sepak bola.
Atta tak menampik bahwa momen ketika dirinya mulai diikuti dan berkomunikasi dengan para pesepakbola dunia menjadi pengalaman emosional yang sulit dilupakan.
“Suatu dream come true-lah, mimpi jadi nyata. Bisa temenan di IG, terus DM-DMan gitu menurutku itu dream come true lah,” ungkap Atta Halilintar di kawasan Depok Jawa Barat, belum lama ini.
Kenangan masa kecilnya pun kembali terlintas, terutama ketika ia akrab dengan nama-nama beken lewat games sepak bola di Playstation.
Baca juga: Mimpi Atta Halilintar Jadi Nyata, Difollow Ronaldo hingga Ngobrol dengan Pesepakbola Ribery
Ia mengingat bagaimana dulu hanya bisa memainkan karakter idolanya di layar rental, tanpa pernah membayangkan akan benar-benar terhubung di dunia nyata.
“Apalagi dulu aku cuman main di rental-rental PS gitu ya, dari dulu rental main Ronaldo umur segitu," ucapnya.
"Terus main (PS) udah agak gede dikit, main PS lagi, mainin Marcelo sama Cristiano Ronaldo, sama, sekarang ketemu aslinya gitu ya,” lanjut Atta.
Tak berhenti di situ, Atta bahkan mengaku pernah mendapat pesan langsung dari legenda sepak bola seperti Franck Ribéry.
Pengalaman tersebut menjadi kebanggaan tersendiri baginya, ketika menerika pesan Whatsapp dari nomor pribadi Frank Ribery.
“Sama Hazard, Ribery. Tiba-tiba malam-malam di-WA Ribery gitu kan. Maksudnya, ah, itu kan suatu kebanggaan lah buat aku ya,” katanya.
Meski kini telah berada di titik yang jauh berbeda, Atta tetap melihat semua pencapaiannya sebagai bagian dari perjalanan panjang yang penuh kejutan.
Sekadar informasi, Atta mulai menjalin komunikasi dan relasi dengan para pesepakbola internasional ketika menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang diundang di Match for Hope 2026 di Qatar.
Sebuah acara yang mempertemukan kreator konten dunia dengan legenda sepak bola. Ia berada dalam satu tim dengan Eden Hazard, Marcelo, Diego Costa, dan dilatih oleh Arsène Wenger.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Atta-Halilintar-1-03102025.jpg)