Rey Mbayang Curhat Alasan Cukur Botak Karena Masalah Kesehatan
Perubahan penampilan yang dilakukan Rey Mbayang sempat mengundang tanda tanya publik di media sosial.
Ringkasan Berita:
- Aktor Rey Mbayang mengungkap alasan dibalik kemunculannya yang kini botak yakni karena sedang berjuang melawan Psoriasis yang menyebabkan kerontokan rambut parah.
- Dalam empat bulan terakhir, kondisinya semakin mengganggu, termasuk rasa tidak nyaman pada tubuh.
- Suami Dinda Hauw ini pun menegaskan langkah tersebut diambil demi kesehatan dan kenyamanan selama proses pemulihan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perubahan penampilan yang dilakukan Rey Mbayang sempat mengundang tanda tanya publik di media sosial.
Aktor yang biasanya tampil dengan tatanan rambut pendek rapih ini terlihat mencukur habis rambutnya hingga botak.
Awalnya banyak yang menganggap hal itu sebagai bentuk penyegaran gaya semata.
Namun di balik keputusan itu tersimpan alasan yang berkaitan dengan kondisi kesehatannya.
Melalui unggahan di Instagram Story, suami dari Dinda Hauw ini mengungkap bahwa dirinya tengah berjuang melawan psoriasis, sebuah penyakit autoimun yang turut berdampak pada kerontokan rambut.
“Jadi alasan botakin kepala karena punya sakit autoimmune psoriasis,” ujar Rey Mbayang dikutip Tribunnews.com, Sabtu (25/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa dalam empat bulan terakhir, gejala yang dirasakannya semakin mengganggu.
Hal yang paling terasa adalah kerontokan pada rambut, dan juga mulai memengaruhi kondisi tubuhnya secara keseluruhan.
“Empat bulan terakhir, gue mulai ngerasain efek nggak enak di tulang juga dan masuk fase rontok parah,” lanjutnya.
Keputusan untuk mencukur rambut pun diambil sebagai langkah praktis untuk mempermudah proses pengobatan.
Tak hanya itu, Rey merasa keputusan cukur botak ramputnya sekaligus untuk mengurangi tekanan psikologis akibat kerontokan yang dialaminya.
“Gue memutuskan buat botak biar lebih mudah buat ngobatinnya," ucapnya.
"Dan biar lebih simpel aja, nggak makin stres mikirin rambut,” ungkap Rey.
Dikutip dari halodoc, psoriasis adalah penyakit autoimun kronis yang menyebabkan peradangan kulit, ditandai dengan bercak merah tebal bersisik keperakan, gatal, dan kering.
Kondisi ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh (sel T) salah menyerang sel kulit sehat, menyebabkan pergantian sel kulit terjadi terlalu cepat dalam hitungan hari, bukan minggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ak-rambutnya-karena-masalah-kes-a-instagram.jpg)