Pernikahan El Rumi dengan Syifa Hadju
Model Rambut Syifa Hadju hingga Souvenir Pernikahan Dihujat, Sahabat Pasang Badan: Diam Lebih Baik
Souvenir hingga gaya rambut Syifa Hadju saat resepsi tuai hujatan, sang sahabat Margin W pasang badan. Minta netizen diam daripada berkata buruk.
Ringkasan Berita:
- Pesta pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju digelar mewah di Hotel Raffles, Jakarta Selatan.
- Souvenir hingga gaya rambut Syifa Hadju saat resepsi tuai hujatan.
- Sahabat Syifa, Margin W minta netizen diam daripada berkata buruk.
TRIBUNNEWS.COM - El Rumi dan Syifa Hadju melangsungkan pernikahan pada 26 April 2026.
Serangkaian acara dilakukan El Rumi dan Syifa Hadju, mulai dari pengajian, siraman, akad nikah, hingga resepsi.
Akad dan resepsi keduanya digelar meriah di Hotel Raffles, Jakarta Selatan.
Acara resepsi pasangan yang berpacaran sejak 2024 itu turut dimeriahkan oleh Dewa 19 hingga penyanyi asal Amerika, Brian McKnight.
Syifa tampil memukau di pelaminan bersama putra kedua Ahmad Dhani dan Maia Estianty itu.
Namun, pernikahan El dan pemain sinetron Mermaid in Love itu tetap tak luput dari hujatan warganet.
Souvenir hingga gaya rambut Syifa yang digerai tanpa aksesoris menuai kritik netizen.
Tidak sedikit yang menilai souvenir pernikahan El dan Syifa kurang mewah, hingga membandingkan dengan pernikahan publik figur lainnya.
Sementara model rambut Syifa saat resepsi dinilai netizen terlalu biasa.
Banyaknya hujatan yang diterima pemilik nama lengkap Syifa Safira Nuraisah itu, membuat sang sahabat, Margin Wieheerm Khan atau Margin W buka suara.
Melalui tulisan di akun Treads miliknya @marginw, Margin W pasang badan untuk istri El Rumi.
Baca juga: El Rumi Resmi Nikahi Syifa Hadju, Maia Estianty Puji sang Menantu: Selamat Datang di Keluarga Kami
Istri aktor Ali Syakieb itu menyayangkan ketikan netizen yang berisi penilaian buruk terhadap Syifa.
"Mengapa begitu sulit bagi sebagian orang untuk menyimpan pendapat yang tidak baik untuk diri mereka sendiri?"
"Hari pernikahan dimaksudkan untuk merayakan cinta, bukan mengundang penilaian yang tidak perlu," tulis Margin, dikutip Kamis (30/4/2026).
Menurut Margin, lebih baik diam dari pada berkata yang buruk.