Bantah Tuduhan Aniaya ART, Rien Wartia Kejar Dalang di Balik Fitnah
Siti Hajar, selaku kuasa hukum Erin, menyebut kliennya justru menjadi korban pencemaran nama baik. Tuduhan tersebut dinilai sebagai fitnah.
Ringkasan Berita:
- Rien Wartia bantah tuduhan yang menyebut dirinya melakukan tindak penganiayaan ART dan tak membayar gajinya
- Merasa difitnah, Erin berencana melapor ke pihak berwajib karena nama baiknya dicemarkan
- Erin juga tetap membuka ruang komunikasi jika ada keinginan untuk menyelesaikan persoalan secara baik-baik
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rien Wartia alias Erin, mantan istri Andre Taulany, dituduh melakukan kekerasan terhadap asisten rumah tangga dan tak membayar gajinya. Tuduhan tersebut dibantah Siti Hajar, kuasa hukum Rien.
Siti Hajar, selaku kuasa hukum Erin, menyebut kliennya justru menjadi korban pencemaran nama baik. Tuduhan tersebut dinilai sebagai fitnah.
“Yang mana dalam hal ini Mbak Erin dikatakan melakukan penganiayaan, padahal tidak benar itu semua," kata Siti Hajar di Polres Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026).
"Justru beliau menjadi korban fitnah dan pencemaran nama baik,” ujar Siti Hajar.
Baca juga: Rien Wartia Dituduh Aniaya ART dan Tak Bayarkan Gajinya, Respons Andre Taulany Ditanya Soal Itu
Ia menjelaskan, informasi yang beredar disebut berasal dari pihak penyalur yang kemudian disampaikan oleh ART terkait. Namun menurutnya, klaim tersebut tidak memiliki dasar yang jelas.
Sebagai langkah awal, pihaknya telah melayangkan laporan resmi ke kepolisian. Selain itu, mereka juga berencana mengirimkan somasi kepada pihak-pihak yang dianggap terlibat dalam penyebaran informasi tersebut.
“Kita akan melakukan somasi kepada penyalurnya, juga kepada ART-nya untuk mengingatkan bahwa tidak semudah itu melakukan pencemaran dan membuat fitnah,” tegasnya.
Kuasa hukum lainnya, Ramdani, menambahkan bahwa kliennya mengalami tekanan akibat tudingan tersebut.
Ia memastikan pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang terlibat jika tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
“Klien kami ini merasa sangat sakit. Apa yang disampaikan di media sosial itu tidak benar, tidak pernah ada,” ujarnya.
“Media sosialnya pun akan kami kejar, pencemaran nama baik, fitnah, dan dalang-dalang di belakangnya,” katanya.
Meski demikian, pihak Erin tetap membuka ruang komunikasi jika ada keinginan untuk menyelesaikan persoalan secara baik-baik.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rien-wartia-trigina-23.jpg)