Kabar Artis
Lagu Baru Sal Priadi Sindir Keras Rutinitas Kerja yang Berlebihan
Sal Priadi memperkenalkan lagu terbarunya berjudul Kepala Pundak Kerja Lagi yang mengusung sindiran terhadap dinamika dunia kerja.
Ringkasan Berita:
- Sal Priadi merilis lagu Kepala Pundak Kerja Lagi sebagai sindiran terhadap dinamika dunia kerja modern.
- Lagu ini menjadi soundtrack film Monster Pabrik Rambut dengan nuansa solidaritas pekerja menghadapi tekanan kerja berlebih.
- Awalnya hanya bagian adegan, lagu dikembangkan penuh setelah melihat potensi kuat sebagai karya utuh.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sal Priadi memperkenalkan lagu terbarunya berjudul Kepala Pundak Kerja Lagi yang mengusung sindiran terhadap dinamika dunia kerja.
Lagu ini juga dipilih sebagai soundtrack untuk film Monster Pabrik Rambut.
Menurut Sal, proses penulisan lirik berlangsung secara alami tanpa banyak tekanan. Ia menyebut liriknya hadir begitu saja, dengan pola seperti irama marching yang repetitif dan penuh semangat kebersamaan.
Atmosfer tersebut sengaja dibangun merepresentasikan solidaritas para pekerja dalam cerita film, terutama saat menghadapi tekanan kerja berlebih atau overwork.
"Lirik-liriknya muncul seperti marching, seperti solidaritas kebersamaan para pekerja untuk menghadapi situasi overwork tadi," kata Sal di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Gagasan itu menjadi fondasi utama dalam lagu Kepala Pundak Kerja Lagi. Meski judulnya terdengar sederhana dan familiar, lagu ini mengandung sentuhan satir yang cukup kuat.
Sal memanfaatkan frasa yang mengingatkan pada lagu anak-anak sebagai medium untuk menyuarakan kritik sosial terhadap rutinitas kerja yang melelahkan dan berulang.
Pendekatan tersebut membuat pesan terasa ringan di permukaan, namun tetap menyimpan makna yang tajam.
"Judulnya 'Kepala Pundak Kerja Lagi', sebuah bentuk satir yang aku coba lakukan sebagai pendekatan dalam penciptaan lagu ini," jelas Sal Priadi.
Ia juga mengakui bahwa proses kreatif lagu ini terasa berbeda dibandingkan karya-karya sebelumnya.
"Sebagai penulis lagu dan penyanyi, ini salah satu proses membuat lagu yang paling dahsyat," ungkap Sal Priadi.
Awalnya, lagu ini hanya dibuat sebagai bagian kecil dari sebuah adegan. Dalam adegan tersebut, karakter Rudi yang diperankan Sal digambarkan tengah bergumam menyanyikan potongan lirik.
Baca juga: Sal Priadi Pernah Jadi Pegawai Kantoran, Musik Tempat Pelarian
Namun, arah pengembangannya berubah setelah sutradara Edwin melihat potensi lebih besar dari bagian tersebut. Ia pun mengusulkan agar lagu ini dikembangkan menjadi versi utuh, bukan sekadar elemen latar.
Film Monster Pabrik Rambut sendiri berkisah tentang Putri (Rachel Amanda) yang bekerja di pabrik rambut PT Raga Abadi demi melunasi utang sang ibu yang meninggal secara misterius.
Bersama adiknya, Ida (Lutesha), mereka menyingkap sisi gelap dunia kerja serta keberadaan sosok monster di balik teror mistis yang menghantui para buruh.
Film ini dijadwalkan tayang pada 4 Juni 2026 dan turut dibintangi Iqbaal Ramadhan, Kev, serta Sal Priadi.