Teater Dunia Astral Ritual Kisahkan Cinta Lama Belum Selesai yang Berujung Teror
Berbeda dari teater pada umumnya yang menampilkan aktor di atas panggung, Ritual melibatkan interaksi penonton dalam pertunjukan.
Ringkasan Berita:
- Suasana Teater Dunia Astral bertajuk Ritual menyerupai rumah hantu. Bukan sekadar wahana horor, melainkan pertunjukan teater
- Ritual mengusung pendekatan multisensori dengan memanfaatkan pencahayaan dramatis serta aroma khas seperti kemenyan dan bunga Nusantara
- Secara cerita, Ritual mengisahkan seorang Ki Dukun yang menjalankan ritual tahunan di tempat keramat. Pesan yang ingin disampaikan dalam pertunjukan ini, yakni pentingnya komitmen terhadap janji yang telah dibuat
TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Teater Dunia Astral bertajuk Ritual telah digelar per hari ini di Pakuwon Mall Bekasi, Rabu (6/5/2026).
Tribunnews pun berkesempatan merasakan langsung pengalaman memasuki pertunjukan tersebut.
Berbeda dari teater pada umumnya yang menampilkan aktor di atas panggung, Ritual menawarkan konsep yang tak biasa.
Sejak memasuki area, suasana sudah terasa gelap menyerupai rumah hantu. Namun ini bukan sekadar wahana horor, melainkan pertunjukan teater.
Penonton tidak duduk di kursi seperti biasanya, melainkan lesehan dengan bantal yang telah disediakan. Panggung pun tidak berjarak jauh, melainkan berada di tengah, dikelilingi penonton.
Baca juga: The Scarecrow Valley Debut Film Horor Vanesha Prescilla, Perannya sebagai Ibu Muda
Setelah seluruh penonton masuk dan pintu ditutup, seorang wanita muncul membuka pertunjukan. Menariknya, aktris tersebut langsung berinteraksi dengan penonton, membuat mereka seolah menjadi bagian dari cerita.
Tak lama kemudian, suami dari wanita itu yang berperan sebagai dukun hadir, membawa suasana semakin mencekam.
Pencahayaan remang-remang serta efek asap tipis semakin menambah kesan menyeramkan.
Ritual pun dimulai. Uniknya, penonton juga diajak berpartisipasi bagi yang bersedia mengikuti prosesi tersebut.
Dalam adegan ini, turut disisipkan unsur sulap yang menambah daya tarik pertunjukan.
Puncak ketegangan terjadi saat sosok hantu berbalut putih dengan rambut panjang dan kuku tajam muncul.
Kehadirannya yang berkeliling di antara penonton membuat suasana semakin mencekam, bahkan sejumlah penonton tampak histeris.
Pertunjukan ini berlangsung sekitar 30 hingga 40 menit. Meski tidak menghadirkan banyak jumpscare, nuansa gelap, kedekatan aktor dengan penonton, serta efek suara membuat pengalaman terasa menegangkan.
Secara umum, pertunjukan ini masih tergolong aman untuk anak-anak, meski atmosfernya cukup intens.
Kisah di Balik Ritual
Teater ini dikembangkan oleh Pandora Box, yang sebelumnya dikenal lewat proyek viral Train To Apocalypse.
Billy Junior selaku produser eksekutif mengungkapkan Ritual mengusung pendekatan multisensori dengan memanfaatkan pencahayaan dramatis serta aroma khas seperti kemenyan dan bunga Nusantara.
"Memang dalam pertunjukan ini tujuannya begitu masuk, penonton sudah menjadi bagian dari cerita, bahkan bagian dari ritual itu sendiri," ujar Billy saat konferensi pers, Rabu.
Secara cerita, Ritual mengisahkan seorang Ki Dukun yang menjalankan ritual tahunan di tempat keramat.
Luqman Baihaki selaku kratif dan penulis menjelaskan pesan yang ingin disampaikan dalam pertunjukan ini, yakni pentingnya komitmen terhadap janji yang telah dibuat.
"Cerita sebenarnya itu, ini akibat perbuatan yang belum selesai di masa lalu," kata Luqman Baihaki.
"Pada masa lalu dukun dan Nyai Saroh punya perjanjian lah sehidup semati, tapi Ki dukun malah move on dan menikahi Nyi Ayu. Ya intinya hati-hati berjanjilah," lanjutnya.
Bagi yang ingin menyaksikan Ritual, tiket dibanderol seharga Rp 60 ribu pada hari biasa dan Rp 75 ribu saat akhir pekan atau hari libur, hadir hingga 1 Juni 2026.
(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Teater-Dunia-Astral-Ritual-1-06052026.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.