Kabar Artis
Okin dan Rachel Vennya Sepakat Jual Rumah Xabiru Seharga Rp4,1 Miliar
Rachel Vennya dan Niko Al Hakim alias Okin sepakat menjual rumah yang sedianya diperuntukkan bagi sang anak, Xabiru seharga Rp4,1 miliar.
Ringkasan Berita:
- Rachel Vennya dan Niko Al Hakim alias Okin sepakat menjual rumah anak mereka, Xabiru yang berada di Kemang seharga Rp4,1 miliar.
- Nominal tersebut akan digunakan Okin untuk melunasi rumah.
- Sementara, sisanya untuk memenuhi kewajibannya terhadap Rachel Vennya dan anak-anaknya.
TRIBUNNEWS.COM - Perseteruan rumah antara Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al Hakim alias Okin akhirnya menemui titik terang.
Setelah sempat saling adu argumen di media sosial, Rachel dan Okin sepakat menjual rumah di Kemang seharga Rp4,1 miliar.
Perseteruan ini merupakan buntut dari polemik kepemilikan rumah yang awalnya diperuntukkan bagi anak pertama mereka, Xabiru.
Namun, Rachel Vennya mendapati fakta bahwa Okin berniat menjual rumah itu secara diam-diam.
Pemilik nama lengkap Rachel Vennya Roland itu pun syok mendapati orang asing datang ke rumah untuk melakukan pengukuran.
Padahal, rumah tersebut masih ditempati oleh adik-adiknya.
Merasa tidak dihargai, Rachel meluapkan kekecewaannya melalui Instagram.
Kini, kuasa hukum Okin, Axl Mattew Situmorang buka suara terkait kesepakatan antara kliennya dengan wanita kelahiran 23 September 1995 itu.
Axl Mattew mengungkap bahwa rumah tersebut disepakati untuk dijual seharga Rp4,1 miliar.
"Sudah terjadi sebuah kesepakatan untuk mengakhiri segala permasalahan ini," kata Axl, dikutip dari YouTube Grid ID, Rabu (13/5/2026).
"Dengan adanya sebuah kesepakatan antara klien saya dan mantan istrinya."
"Kesepakatan itu terjadi pada tanggal 9 Mei kemarin, yang pada intinya rumah tersebut disepakati terjual dengan harga Rp4,1 miliar," paparnya.
Nominal tersebut kemudian vokalis grup musik OKAAY itu gunakan untuk melunasi rumah.
Baca juga: Buntut Rumah Mau Dijual Okin, Rachel Vennya Kini Cari Kontrakan untuk Adik-adiknya
Sisanya, diberikan untuk memenuhi kewajibannya terhadap Rachel Vennya dan buah hatinya.
"Lalu Rp4,1 miliar itu dipergunakan oleh klien saya, karena rumah itu masih ada kaitannya dengan bank," ujar Axl.
"Maka Rp1 miliar digunakan untuk melunasi, sisa Rp3,1 miliar itu digunakan untuk menyelesaikan kewajiban klien saya," sambungnya.
Okin Beri Klarifikasi soal Kisruh Penjualan Rumah
Sebelumnya, Okin buka suara terkait tudingan menjual rumah tanpa izin yang sebelumnya disampaikan Rachel Vennya.
Namun, Okin menilai ada kesalahpahaman dalam narasi yang berkembang di publik.
Menanggapi polemik tersebut, Okin menyampaikan klarifikasinya melalui unggahan di Instagramnya @okinpth.
“Rumah itu dibeli dimomen sebelum anak pertama gue lahir dengan harapan rumah tersebut menjadi awal baik bagi keluarga kecil gue, dan anak-anak bisa tumbuh kembang dengan baik didalam rumah itu. Tidak ada sedikitpun terlintas akan terjadi perpisahan," ujar Okin, dikutip Tribunnews, Minggu (5/4/2026).
Ia kemudian mengurai proses panjang yang terjadi setelah perceraian, termasuk soal pembagian harta dan komunikasi yang dinilai tidak berjalan mulus.
“Didalam perpisahan tersebut, mengharuskan kami melewati banyak proses diantaranya permintaan uang mut’ah & pembagian harta. Namun disaat gue menanyakan mengenai penukaran aset, yaitu rumah dan tanah bali, ybs memberikan statement yang tidak sesuai dengan omonganya awalnya.”
Ia juga mengaku sempat merasa kecewa atas respons yang diterimanya saat membahas hal tersebut.
“Walau awalnya gue belum mau menerima tanah tsb, tapi ada sedikit kekecewaan di diri gue terhadap respon ybs ketika gue kembali menanyakan perihal ini,” lanjutnya.
Okin menegaskan dalam pembagian harta pada 2021, rumah tersebut diputuskan menjadi bagiannya.
“2021: dalam pembagian harta tsb, ybs memutuskan rumah tersebut menjadi bagian gue.”
Terkait kewajiban yang sempat tertunda, Okin mengakui adanya kelalaian pada 2023. Ia menjelaskan hal itu dipicu oleh kondisi bisnis yang membuatnya kelelahan.
“2023: terdapat kelalaian dari gue dalam membayarkan kewajiban, karna disaat itu gue sedang menghadapi case dalam bisnis yang sempat membuat gue burned out, sehingga muncullah perhitungan dari ybs sejumlah nominal dan penawaran dibawah.”
Lebih lanjut, Okin mengungkapkan persoalan komunikasi yang memburuk, terutama saat muncul peringatan dari pihak bank.
“Karena ada peringatan mengenai pelabelan dari pihak bank dan posisinya rumah itu sudah ditempati oleh keluarga ybs, disinilah titik komunikasi mulai tidak baik. Dimana puncak permasalahan mengenai rumah ini menjadi kemana2. Hal seperti ini yang sebetulnya gue hindari, itu salah satu alasan gue pernah menawarkan untuk mengganti nama," jelas Okin.
Ia juga menyinggung adanya kesalahpahaman terkait pembayaran KPR di awal 2026.
“Di awal tahun 2026, ada kesalahpahaman dalam pembayaran rumah tersebut antara gue dan bank, yang mana gue merasa sudah melakukan pembayaran setiap bulannya. Namun pihak bank mengatakan ada miss yang membuat pihak bank ingin melabeli rumah tersebut,” terangnya.
Menurut Okin, keputusan menjual rumah diambil sebagai jalan keluar dari konflik yang berkepanjangan.
“Karna semua masalah ini sudah terlalu panjang dan terlalu jauh, gue memutuskan untuk menjual rumah tsb karna gue merasa banyak timbulnya perselisihan. Dari awal gue sudah menawarkan untuk membalik nama, namun tidak pernah terjadi. Harapan gue, hanya ingin menjalankan hubungan baik demi keberlangsungan hidup anak2 tanpa ada sangkut paut mengenai harta benda. Setelah pembahasan mengenai penjualan rumah, pada hari Selasa kami sudah menemukan titik tengah mengenai rumah tsb.”
Pengakuan Rachel Vennya
Rachel Vennya meluapkan amarah pada Okin yang mendadak menjual rumah anak tanpa izin.
Pun Rachel juga membeberkan terkait perjanjian saat bercerai dulu dengan mantan suaminya.
"Di awal perjanjian, aku kasih rumah yang dia bilang #rumahuntuk biru, dia cuma punya kewajiban nafkah dan kasih uang mut'ah. Tapi ternyata nggak dikasih, win win solution dia yang kasih itu rumah biar dia nggak nafkahin anak-anak lagi," jelas Rachel.
Rachel pun setuju dan mengambil alih rumah tersebut dengan merenovasinya. Serta kini ditempati oleh adik-adiknya.
"Pas dateng ke rumah udah bobrok pas dia pakai, akhirnya kita renov buat adek-adek."
Tak disangka kesepakatan tersebut, ternyata hanya berdasarkan kepercayaan satu sama lain saja dan tidak ada catatan hitam di atas putih.
Kini Rachel mendapati kabar rumah tersebut mendadak dijual oleh pihak Okin.
Bahkan pihak calon pembeli sudah melakukan pengukuran di rumah tersebut.
Tentunya kejadian itu menyulut murka sang selebgram 30 tahun tersebut, Okin dinilai telah melanggar perjanjian saat cerai dulu.
Baca juga: Rachel Vennya Tak Ambil Hasil Penjualan Rumah, Pilih Perjuangkan Hak Asuh Anak
"Terus sekarang karena nggak ada hitam di atas putih, mau dia jual notabene adik-adik masih tinggal di sana, tanpa ba bi bu langsung ada orang yang mau ngukur dan mau jual rumahnya yang adik-adik gue nggak tahu harus gimana."
Rachel merasa dikhianati oleh mantan suaminya tersebut, yang sebelumnya ia merasa bisa terus menjalin hubungan baik demi anak.
"Yaudah ambil tuh rumah. Orang yang gue pikir bakal jadi sahabat gue turn into nightmare," tukasnya.
(Tribunnews.com/Indah Aprilin/Rinanda/Ayu)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.