Update Kasus Ahmad Dhani Vs Lita Gading, sang Psikolog Dianggap Sebarkan Hoaks, Kini Diperiksa
Psikolog Lita Gading diperiksa Polda Metro Jaya usai dilaporkan musisi dan psikologi Ahmad Dhani.
Ringkasan Berita:
- Ahmad Dhani terusik dengan sikap Lita Gading yang dianggap menyebarkan hoaks dan mengusik Safeea.putrinya.
- Suami Mulan Jameela ini menganggap informasi yang disampaikan Lita telah berdampak ke anak-anaknya.
- Kini kasus ini ditanggapi polisi, Lita Gading diperiksa.
TRIBUNNES.COM, JAKARTA - Psikolog Lita Gading diperiksa Polda Metro Jaya usai dilaporkan musisi dan psikologi Ahmad Dhani.
Ahmad Dhani melaporkan Lita Gading atas kasus dugaan eksploitasi anak dan pelanggaran UU ITE.
Lita Gading dipolisikan Dhani karena dianggap sudah melakukan perundungan kepada putrinya, Safeea (SA) di media sosial.
Baca juga: Diperiksa atas Laporan Ahmad Dhani, Lita Gading Kekeh Merasa Tak Bersalah
Dhani menanggapi pemeriksaan Lita Gading, yang menyebut kalau polisi serius menindaklanjuti laporannya.
Menurut suami Mulan Jameela ini, Lita sangat salah. Karena informasi yang disampaikannya di media sosial adalah tidak benar, terkait ulah dirinya yang berdampak ke anak-anaknya.
"Ya buat saya ini kan apa yang diomongin sama Lita Gading ini kan hoaks. Apa dasar Lita Gading berbicara soal masalah keluarga itu apa dasarnya? Yang diomongin semua hoaks," kata Ahmad Dhani ketika ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).
"Jadi tidak hanya melakukan pembullyan terhadap Safeea, tapi semua yang diomongin itu hoaks semua enggak ada buktinya. Buktinya cuma media sosial gitu loh, tidak ada bukti-bukti konkret," tambahnya.
Menurut pentolan grup band Dewa 19 ini, apa yang disampaikan Lita yang menyebutkan ulah Dhani berdampak ke anak, tidak disertai bukti.
"Apa yang saya lakukan? Kejahatan apa yang saya lakukan? Ini hoaks, ini hoaks framing kejahatan, dan inilah yang harus dibasmi. Inilah yang kemudian harus kita lawan," ucap pria berusia 53 tahun ini.
Mantan suami Maia Estianty itu merasa pernyataan Lita tak bisa dinormalisasi sehingga harus dilawan agar memberikan efek jera.
Tujuannya menurut Dhani agar anak-anak bisa tumbuh dengan baik demi Indonesia emas di tahun 2045.
"Supaya mentalnya anak-anak kokoh kuat, yang kemudian tidak terdampak hoaks, psikologinya sehat. Apalagi mengatasnamakan psikolog, harusnya psikolog ini membantu peran pemerintah memperkokoh mentalitas anak menuju Indonesia emas, bukan kemudian membully, bukan kemudian menstigmatisasi, mendiskreditkan," jelasnya.
Ahmad Dhani menilai Lita Gading tidak bisa memisahkan urusan dirinya ketika jadi figur publik atau sebagai ayah.
"Urusan pejabat publik urusan pejabat publik adalah urusan daripada pekerjaan publik, enggak ada hubungannya sama rumah tangga saya," ujar Ahmad Dhani.
Penuhi Panggilan Polisi, Lita Gading Hanya Diberi 1 Pertanyaan
Psikolog Lita Gading akhirnya memenuhi panggilan kepolisian terkait laporan yang dilayangkan musisi sekaligus anggota DPR RI, Ahmad Dhani.
Lita mengaku sempat merasa heran dengan proses pemeriksaan yang dijalaninya pada hari tersebut.
"Hanya satu pertanyaan sebenarnya yang tadi diajukan terkait dengan izin," ungkap kuasa hukum Lita Gading, Christian Adrianus Sihite, kepada awak media usai pemeriksaan.
Christian menjelaskan bahwa penyidik hanya menanyakan apakah Lita terlebih dahulu meminta izin atau melakukan komunikasi dengan Ahmad Dhani sebelum mengunggah konten yang dipermasalahkan.
"Makanya ini kan menjadi pertanyaan juga buat kita sebagai kuasa hukum. Karena selama kita mengajukan gugatan ke MK yang kemarin dan pensiun DPR ini belum ada pemanggilan sampai sampai sampai sekarang. Kok tiba-tiba setelah putusan dari DPR kemarin, dari MK ya, kok ini baru ada panggilan?" ujar kuasa hukum Lita.
"Dan pertanyaannya cuma satu terkait konfirmasi apakah memang ada komunikasi dari beliau dengan terlapor? Jawab beliau tidak karena memang foto dan video itu beredar luas di media. Itu doang," sambungnya.
Menanggapi hal tersebut, pihak Lita menilai pertanyaan soal izin tidak relevan karena materi yang dipermasalahkan sudah tersebar luas di ruang publik.
"Gimana kita minta izin sedangkan video aja beredar di semua kalangan? Video abangnya juga beredar di Google. Masa kita dipidana? Logikanya di situ," tegas Christian.
Lita sendiri menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan pelanggaran hukum. Ia menyebut tindakannya sebagai bagian dari edukasi psikologi kepada masyarakat, bukan bentuk serangan terhadap pihak tertentu.
"Klien kami ini sebenarnya pelindung anak itu. Yang menghujat itu netizen, bukan saya. Saya memberikan pandangan keilmuan agar anak ini terlindungi," ujar Lita Gading.
(Wartakota/Ari/Tribun Bogor/Vivi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Komentar-Ahmad-Dhani-soal-konten-Lita-Gading.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.