Selasa, 19 Mei 2026

Model Ansy Jan De Vries Dikabarkan Dibegal dan Dibacok di Kebon Jeruk, Ini Kata Polisi

Model bernama Ansy Jan De Vries dikabarkan dibegal dan dibacok di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Tayang:
Penulis: Reynas Abdila
istimewa
Ilustrasi. Model bernama Ansy Jan De Vries dikabarkan dibegal dan dibacok di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 
Ringkasan Berita:
  • Model bernama Ansy Jan De Vries dikabarkan dibegal dan dibacok di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
  • Insiden ini mengakibatkan sang model kritis hingga dirawat di RS Sumber Waras.
  • Korban dikabarkan terluka parah di bagian kepala hingga harus menjalani perawatan medis.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya masih menyelidiki informasi yang menyebut seorang model wanita dibegal dan dibacok di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kabar yang tersebar di media sosial bahwa korban bernama Ansy Jan De Vries dan kini dirawat di RS Sumber Waras.

Baca juga: Polisi Usut Dugaan Model Wanita Jadi Korban Begal Usai Photoshoot di Kebon Jeruk

Korban disebut telah menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) saat naik ojek online sepulang kerja di samping Tol Kebon Jeruk. 

Masih dalam media sosial korban dikabarkan terluka parah di bagian kepala hingga harus menjalani perawatan medis.

 

Kabid Humas Polda Merro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menuturkan telah menerjunkan tim untuk mengecek lokasi dan rumah sakit.

“Polsek Kebon Jeruk dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat telah melakukan pengecekan awal lokasi yang diduga tempat kejadian perkara dan mendatangi Rumah Sakit Sumber Waras,” kata Budi dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).

Namun demikian dari hasil pengecekan polisi belum ditemukan identitas korban seperti dalam unggahan yang viral. 

Aksi begal yang terjadi masih diselidiki.

Termasuk waktu pasti kejadian aksi pembegalan tersebut.

“Tidak ditemukan data pasien atas nama yang disebutkan dalam unggahan tersebut dalam kurun waktu satu bulan terakhir,” tuturnya.

Kombes Budi menegaskan polisi masih mendalami informasi yang beredar tersebut.

“Saat ini informasi tersebut masih dalam tahap verifikasi lebih lanjut, sehingga belum dapat dipastikan kebenarannya,” tuturnya.
--

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved