Kamis, 21 Mei 2026

Ramai Isu Pesugihan Gunung Kawi, Sarwendah Posting Kalimat Bernada Sindiran Singgung Ketenaran Nama

Sarwendah kembali menyuarakan isi hatinya melalui serangkaian unggahan bernada sindiran di akun Threads pribadinya. 

Tayang:
Wartakotalive.com/ Arie Puji Waluyo
DUKA SARWENDAH - Sarwendah berduka. Ayahandanya Hendrik Lo meninggal dunia. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka Grand Heaven Pluit, Jakarta Utara, Rabu (23/7/2025). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior

Ringkasan Berita:
  • Sarwendah merespons ramainya isu tentang dirinya sedang ritual pesugihan di Gunung Kawi.
  • Mantan istri Ruben Onsu tersebut tampak pasrah dengan eksploitasi namanya yang tak kunjung berhenti. 
  • Sarwendah menyebut namanya memiliki daya tarik yang kuat untuk dijadikan umpan klik demi keuntungan pihak lain.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sarwendah kembali menyuarakan isi hatinya melalui serangkaian unggahan bernada sindiran di akun Threads pribadinya. 

Mantan istri Ruben Onsu tersebut menyoroti bagaimana namanya terus-menerus dijadikan clickbait oleh pihak tertentu, sekaligus menanggapi isu miring terkait tudingan pesugihan yang sempat menghebohkan publik.

Baca juga: Sarwendah Unggah Momen Bareng Jordi Onsu Singgung Fitnah di Tengah Tudingan Lakukan Ritual Pesugihan

Sebelumnya, Sarwendah diterpa rumor tak sedap yang menyebut dirinya melakoni ritual pesugihan di kawasan Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur.

Dalam unggahan pertamanya, ibu tiga anak ini tampak pasrah dengan eksploitasi namanya yang tak kunjung berhenti. 

Ia seolah menyadari namanya memiliki daya tarik yang kuat untuk dijadikan umpan klik demi keuntungan pihak lain.

"Namaku Click bait banget ya sampe nggak berhenti-henti dipakai. Okelah berarti aku," tulis Sarwendah dikutip Rabu (20/5/2026).

Sebagai informasi, mencuatnya isu miring yang menyeret nama Sarwendah ini bermula dari unggahan video Pesulap Merah di media sosial Instagram pada 17 Mei 2026. 

Dalam konten tersebut, Pesulap Merah tampak menyambangi Gunung Kawi dan melakukan wawancara langsung dengan juru kunci (kuncen) setempat.

Secara mengejutkan, sang kuncen membeberkan deretan nama pesohor tanah air mulai dari politikus, pejabat, hingga figur publik yang diklaim pernah datang untuk melakukan ritual pesugihan

Beberapa nama lawas hingga modern ikut terseret, antara lain Itje Trisnawati, Pance Pondaag, hingga nama Sarwendah.

Tak berhenti di situ, Sarwendah kembali membuat unggahan yang lebih menohok untuk menyindir tuduhan mistis tersebut. 

Kebetulan, ia saat ini sedang menjalani syuting film horor di Serbia. 

Momen tersebut dimanfaatkannya untuk melontarkan pertanyaan satir.

"Kebetulan ini juga disuruh syuting horor ke Serbia, rasanya seperti nyawa nggak ada harganya bahaya luar biasa, apakah diluar negeri juga ada pesugihan?" sindirnya.


Sarwendah Pertimbangkan Langkah Hukum

MOMEN NATAL SARWENDAH - Sarwendah ungkap perbedaan momen Natal tahun ini karena tak ada kehadiran putra sulungnya, Betrand Peto dan mendiang ayahnya, Hendrik Lo. Sarwendah di kediamannya di kawasan Cipete Jakarta Selatan, Kamis (25/12/2025).
MOMEN NATAL SARWENDAH - Sarwendah ungkap perbedaan momen Natal tahun ini karena tak ada kehadiran putra sulungnya, Betrand Peto dan mendiang ayahnya, Hendrik Lo. Sarwendah di kediamannya di kawasan Cipete Jakarta Selatan, Kamis (25/12/2025). (Tribunnews/Bayu Indra Permana)

Mendengar kabar yang merugikan nama baiknya, pihak Sarwendah langsung mengambil sikap tegas. 

Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, mereka membantah keras tudingan bahwa kliennya menjalani ritual mistis demi kekayaan di Gunung Kawi.

Gara-gara narasi yang beredar luas di jagat maya tersebut, pihak Sarwendah merasa sangat dirugikan. 

Kendati demikian, Chris menyebut pihaknya tidak mau gegabah dan enggan langsung berburuk sangka kepada para pembuat konten.

Pihak kuasa hukum saat ini tengah mempelajari video-video yang beredar untuk mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya.

"Kita akan pelajari nanti kalau memang ada kaitannya dengan pencemaran kita akan mungkin kita akan coba somasi dulu kita duduk bersama dulu ya," tutur Chris.

Lebih lanjut, Chris menegaskan bahwa pihaknya membuka pintu musyawarah namun tidak akan tinggal diam jika ada unsur kesengajaan untuk menjatuhkan nama baik kliennya.

"Kalau memang tidak sengaja ya kita maafkan ya. Tapi kalau memang sudah sebuah kesengajaan ya pasti kita akan laporkan," lanjutnya.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved