Rabu, 10 Juni 2026

Syuting Semalaman hingga Picu Trauma Kembali, Marshanda Suarakan Jerit Penyintas Kekerasan Seksual

Aktris Marshanda didapuk sebagai pemeran utama film terbaru berjudul Saat Aku Bersuara karya sutradara Sonu S yang mengangkat isu kekerasan seksual.

Tayang:
Tribunnews.com/M Alivio Mubarak Junior
PEMERAN UTAMA - Marshanda, jadi pemeran utama dalam film terbaru berjudul Saat Aku Bersuara karya sutradara Sonu S. Ia memerankan karakter Nadia, seorang pengacara muda yang cerdas dan berdedikasi. 

Ringkasan Berita:
  • Perankan korban kekerasan seksual di film Saat Aku Bersuara, Marshanda mengaku syuting menguras fisik hingga memicu trauma masa lalunya kembali.
  • Film ini mengisahkan Nadia (Marshanda), pengacara yang hancur usai diperkosa, ditinggal kekasih, namun bangkit memimpin gerakan #NoMoreSilence.
  • Melalui film yang tayang 18 Juni 2026 ini, Marshanda berharap dapat menginspirasi dan memberi suntikan keberanian bagi para korban untuk bersuara.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Marshanda didapuk sebagai pemeran utama dalam film terbaru berjudul Saat Aku Bersuara karya sutradara Sonu S. 

Dalam film ini, ia berakting sebagai Nadia, seorang pengacara muda yang cerdas dan berdedikasi.

Bagi Marshanda, menghidupkan karakter Nadia merupakan salah satu tantangan paling berat sepanjang karier beraktingnya. 

Mantan istri Ben Kasyafani ini dituntut untuk mempersiapkan mental sekaligus fisik yang prima. 

Baca juga: Sinopsis Film Saat Aku Bersuara, Dibintangi Marshanda, Tayang 18 Juni 2026

Bahkan, ia blak-blakan mengaku ada beberapa adegan krusial yang sempat memicu traumanya kembali muncul.

Sebab, film ini tidak hanya menyoroti aktivitas Nadia di ruang sidang, melainkan juga memperlihatkan aksi di balik layar serta intimidasi berbahaya yang dialami oleh seorang pengacara. 

Alasan inilah yang membuat proses syuting terasa sangat menguras energi fisik dan psikisnya.

"Pas syuting lebih berat lagi apalagi pas adegan dalam bus, lari lari dikejar kejar sama pemerkosanya itu maksudnya selain secara emosional aku takut dan traumatis ya kejadian itu aku juga fisiknya harus kuat," kata Marshanda di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026).

Proses produksi film ini sebenarnya sudah berlangsung cukup lama karena sempat menghadapi kendala. 

Selain itu, pengambilan gambarnya pun memakan waktu hingga larut malam demi mendapatkan visual yang dramatis.

"Kita syuting sampai semaleman full. Syutingnya sih 2019 kita sempat ketahan Covid, jadi ada breaknya trus syuting lagi," ujar Marshanda.

Marshanda menilai konflik yang diangkat dalam film Saat Aku Bersuara sangat relevan dan dekat dengan realitas sosial di masyarakat. 

Fenomena korban kekerasan seksual yang memilih bungkam dan memendam rasa sakitnya sendirian karena takut masih sering dijumpai hingga saat ini.

Melalui karya terbarunya ini, ia berharap bisa memberikan suntikan keberanian bagi siapa saja yang sedang tertindas untuk berani angkat bicara.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved