Nadya Arina Antusias Bintangi Finding Mr. Destiny Versi Indonesia yang Digarap Sutradara Korea
Bagi Nadya Arina, proyek tersebut bukan hanya kesempatan bermain dalam film romantis, tetapi juga ruang untuk mendapatkan pengalaman baru.
Ringkasan Berita:
- Nadya Arina ambil proyek remake film Korea Finding Mr. Destiny karena digarap langsung oleh sutradara aslinya dari Korea.
- Main film komedi romantis bareng Dion Wiyoko, Nadya Arina bakal perankan cewek yang berburu cinta pertama hingga ke Seoul.
- Nadya Arina sebut kru asal Korea Selatan sukses bikin visual Indonesia tampak lebih eksotis karena melihatnya dengan mata segar.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Nadya Arina mengaku tak butuh waktu lama untuk menerima tawaran bermain dalam remake film Korea Finding Mr. Destiny versi Indonesia.
Finding Mr. Destiny merupakan film produksi tahun 2010 yang dibintangi oleh Gong Yoo dan Im Soo Jung.
Selain tertarik dengan cerita romantis yang dianggap semakin jarang hadir di layar lebar, Nadya juga terpikat oleh keterlibatan tim kreatif langsung dari Korea Selatan.
Menurut Nadya, ketertarikannya muncul setelah membaca premis cerita yang dinilai sederhana namun hangat. Namun, faktor terbesar yang membuatnya mantap bergabung adalah sosok sutradara yang juga menggarap film aslinya di Korea.
Baca juga: Nadya Arina dan Meriam Bellina Deg-degan Hadapi Persaingan Film Lebaran 2026
"Yang bisa di-spill itu, sutradaranya sama dengan yang bikin film aslinya di Korea," beber Nadya Arina, di Sanur Bali, belum lama ini.
"Jujur aku nggak tahu ini udah boleh di-spill banget atau belum ya, mending aku cek dulu nanti," ujar Nadya.
Sebelum menjalani proses produksi, Nadya mengaku langsung menonton film aslinya sebagai bagian dari persiapan.
Meski selama ini dikenal sebagai penikmat drama Korea, ia ternyata belum pernah menyaksikan Finding Mr. Destiny sebelum mendapat proyek tersebut.
"Sebenernya gue belum pernah nonton Finding Mr. Destiny sebelum dapet proyek ini. Karena itu kan film, dulu gue lebih sering nonton yang series-nya," tuturnya.
"Jadi akhirnya gue nonton filmnya karena emang proyek ini," kata Nadya.
Dalam remake tersebut, Nadya memerankan perempuan yang berusaha mencari cinta pertamanya dengan bantuan pemilik biro jodoh yang diperankan oleh Dion Wiyoko.
Cerita yang mengusung tema takdir dan cinta menjadi alasan lain yang membuatnya tertarik.
"Gue ngerasa film-film dulu itu punya premis yang simpel tapi heartwarming. Kayak film The Proposal, Serendipity, Notting Hill," ungkapnya.
"Dulu banyak banget film romance yang idenya simpel tapi pas ditonton tuh enak banget, feel good movie," tutur Nadya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Nadya-Arina-1-09062026.jpg)