Jumat, 12 Juni 2026

Kabar Artis

Komnas Anak Soroti Aksi Sarwendah yang Diduga Persulit Ruben Onsu, Singgung Rebut Hak Asuh

Komnas Anak menyoroti dugaan Ruben Onsu dipersulit bertemu anak dan menyebut pengajuan hak asuh merupakan hak yang sah.

Tayang:
Ringkasan Berita:
  • Komnas Anak menegaskan anak berhak mendapat kasih sayang utuh dari kedua orang tua meski telah bercerai.
  • Agustinus Sirait menyebut tidak boleh ada pihak yang membatasi atau memblok pertemuan anak dengan orang tuanya.
  • Terkait hak asuh, Ruben Onsu dinilai memiliki hak secara hukum untuk mengajukan perpindahan hak asuh ke pengadilan.

TRIBUNNEWS.COM - Perseteruan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi perhatian publik.

Permasalahan ini mencuat setelah Ruben mengaku kesulitan bertemu dengan kedua putrinya.

Padahal, berdasarkan kesepakatan setelah perceraian, presenter tersebut disebut memiliki kesempatan untuk bertemu anak-anaknya sebanyak tiga kali dalam sepekan.

Situasi tersebut kemudian memicu polemik baru.

Ruben disebut menghentikan pemberian nafkah sebesar Rp225 juta selama enam bulan terakhir karena merasa akses untuk bertemu anak dibatasi.

Di sisi lain, Sarwendah turut mengungkap persoalan nafkah dan menilai mantan suaminya tidak menjalankan tanggung jawab sebagaimana mestinya.

Perselisihan yang terus berkembang itu akhirnya turut mendapat perhatian dari Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak), Agustinus Sirait.

Menurutnya, persoalan hubungan anak dengan orang tua pasca-perceraian tidak boleh dikaitkan dengan konflik lain yang terjadi antara mantan pasangan suami istri.

Agustinus menegaskan bahwa tindakan menghalangi atau mempersulit pertemuan anak dengan salah satu orang tuanya tidak dibenarkan.

"Itu enggak boleh (dipersulit bertemu anak) ya," ujar Agustinus Sirait, dikutip Tribunnews dalam YouTube Reyben Entertainment, Kamis (11/6/2026). 

Ia kemudian mengingatkan bahwa hak anak untuk mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tua telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Baca juga: Soroti Interaksi Anak Sarwendah dan Giorgio Antonio, Komnas Anak: Jika Lewati Batas Akan Dilaporkan

"Dalam Undang-Undang Perlindungan Anak Pasal 14 Nomor 35 Tahun 2014, di situ disebutkan anak harus mendapatkan kasih sayang yang utuh walaupun ayah dan ibunya sudah berpisah atau bercerai."

Menurut Agustinus, aturan tersebut tidak memberikan syarat tertentu yang dapat dijadikan alasan untuk membatasi hubungan anak dengan salah satu orang tuanya.

"Di situ tidak pernah disebutkan atau dituliskan syaratnya seperti apa. Apakah harus memberikan nafkah batin?," beber Agus. 

Ia kembali menekankan bahwa kepentingan terbaik bagi anak harus menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan yang diambil oleh orang tua yang telah berpisah.

"Anak harus mendapatkan kasih sayang yang utuh. Jadi tidak boleh ada salah satu pihak yang membatasi atau memblok untuk bertemu dengan anak seperti itu."

Di tengah memanasnya konflik tersebut, muncul pula wacana mengenai kemungkinan Ruben Onsu mengajukan permohonan hak asuh anak.

Menanggapi hal itu, Agustinus menilai langkah tersebut merupakan hak yang dimiliki oleh setiap orang tua berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa mantan suami maupun mantan istri memiliki kesempatan yang sama untuk mengajukan perubahan hak asuh apabila merasa memiliki alasan yang cukup.

"Sebetulnya sah-sah aja ya untuk itu, jadi hak setiap pasangan atau mantan pasangan ya. Ini kita sebutnya mantan suami dan mantan istri ya," jelasnya. 

Menurut Agustinus, status hak asuh yang saat ini berada di tangan Sarwendah tidak menutup kemungkinan untuk diajukan kembali melalui jalur hukum.

"Kalau hari ini hak asuh anak itu ada di tangan istri, sebenarnya sah-sah aja. Itu diperbolehkan secara undang-undang, secara hukum, untuk diajukan kembali oleh RU untuk mengajukan hak pengasuhan anak agar pindah ke dia," terang Agus. 

Namun demikian, ia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pengadilan yang akan mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menentukan apakah hak asuh perlu dialihkan atau tidak.

"Itu nantinya pengadilan akan melihat, menimbang, dan memutuskan apakah memang layak untuk dipindahkan hak asuhnya. Ya, itu sah-sah aja sih," pungkasnya. 

Baca juga: Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Disorot Komnas Anak, Minta Turunkan Ego untuk Kepentingan Anak

Kesabaran Ruben Onsu Habis, 6 Bulan Tak Bertemu Anak

Sementara itu, Ruben Onsu mengungkapkan isi hatinya buntut enam bulan tak bertemu anaknya.

Ruben mengaku dirinya terakhir bertemu dengan anaknya pada November 2025, lalu.

"Pas umrah kedua (terakhir bertemu), November Desember lah," kata Ruben, dikutip dari YouTube Trans TV Official, Rabu (10/6/2026).

Ruben menyampaikan, dirinya sudah mencoba menghubungi Sarwendah langsung untuk bertemu anaknya.

Namun hal tersebut justru tak membuahkan hasil untuk Ruben.

"Kata pengacaranya kan tolong tanyakan dong ke ibunya suruh chat langsung, itu sudah saya buktikan. Kata ibunya, ngomong langsung ke anaknya, saya bingung ini ya," beber presenter berusia 43 tahun itu.  

Akhirnya kesabaran Ruben pun habis dan menghentikan memberikan nafkah sejak enam bulan terakhir sebagai bentuk protesnya.

Ruben juga menyayangkan pihak Sarwendah yang seakan tak mau disebut mempersulit bertemu anak.

"Terus saya gini, ini habis lama-lama kesabaran saya. Dan sana enggak mau dibilang mempersulit," tandas Ruben.

Di akhir, Ruben menegaskan bahwa dirinya masih memiliki hak sebagai ayah untuk bertemu anak meski hak asuh berada di tangan Sarwendah.

Meski sudah bukan menjadi suami istri, Ruben menyebut anak-anaknya masih membutuhkan figur kedua orang tuanya.

Ruben juga tak ingin permasalahannya dengan Sarwendah berdampak pada kondisi psikis anak-anaknya.

"Memang anak-anak punya kegiatan, pertanyaannya saya gini, loh saya kan ayahnya, mau ketemu anaknya aja susah."

"Harusnya perpisahan kita itu kan perpisahan kita aja, tapi anak itu ya tetap butuh figur orang tuanya."

"Jadi nggak boleh dicampur lah, ini lu kenapa ya, gue cuman mau jalan sama anak gue," tutur Ruben.

(Tribunnews.com, Rinanda/Ifan)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved