Senin, 15 Juni 2026

Sape Alat Musik Tradisional Dayak Berpadu Musik Modern dalam Debut Gabriel Drannoktah

Gabriel mengatakan lagu ini adalah langkah awal membawa keindahan bunyi Sape' lebih dekat ke telinga pendengar lintas generasi

Tayang:
Penulis: Erik S
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/HO
Penyanyi Gabriel Drannoktah meluncurkan single debutnya bertajuk 'Senyumanmu' dengan menghadirkan napas baru bagi instrumen tradisional ke dalam lanskap musik modern, di Aming Coffee, Jakarta Barat, Minggu (14/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Musisi Dayak Gabriel Drannoktah merilis single perdana “Senyumanmu”, memadukan Sape' tradisional dengan musik modern.
  • Lagu bernuansa cinta ini menampilkan lirik intim, terinspirasi pengalaman pribadi penuh emosi.
  • Perilisan menandai babak baru karier Gabriel sebagai pelestari budaya melalui karya musikal.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Dunia musik nusantara kembali kedatangan warna baru yang segar dengan dirilisnya single perdana dari Gabriel Drannoktah, seorang musisi solois, penulis lagu, sekaligus maestro Sape Dayak.

Melalui karya debutnya bertajuk 'Senyumanmu', Gabriel menghadirkan napas baru bagi instrumen tradisional ke dalam lanskap musik modern.

Single ini bukan sekadar lagu cinta biasa; ia adalah sebuah surat cinta yang dibalut dengan kekayaan budaya, merefleksikan bagaimana tradisi dapat berdialog harmonis dengan estetika pop masa kini.

Sebagai musisi yang berakar kuat pada nilai-nilai budaya nusantara, Gabriel Drannoktah mengeksplorasi teknik permainan Sape', alat musik tradisi Suku dayak di Kalimantan. Lagu ini ditulis dengan lirik yang intim, easy listening, membawa pendengar ke dalam pengalaman musikal yang mendalam.

"Lagu ini di buat dengan penuh emosi dan kejujuran berdasarkan pengalaman pribadi. saya ingin pendengar merasakan apa yang saya rasakan, perasaan yang mentah, namun penuh makna," kata Gabriel saat showcase single perdana di Aming Coffee, Jakarta Barat, Minggu (14/6/2026).

Baca juga: Jokowi akan jadi Tokoh Utama dalam Film Kolosal yang Angkat Kisah Sejarah dan Budaya Dayak

Gabriel mengatakan lagu ini adalah langkah awal membawa keindahan bunyi Sape' lebih dekat ke telinga pendengar lintas generasi.

"'Senyumanmu' adalah ungkapan syukur dan kekaguman yang saya tuangkan melalui dawai-dawai Sape' yang saya padukan dengan dinamika vokal yang intim," ujar Gabriel Drannoktah.

Proses produksi 'Senyumanmu' melibatkan perpaduan teknik rekaman modern untuk menjaga kemurnian karakter bunyi kayu Sape' agar tetap beresonansi dengan jelas di tengah iringan musik yang megah namun tetap organik.

Kehadiran single ini menandai babak baru dalam karier Gabriel, sekaligus menegaskan posisinya sebagai solois yang konsisten merawat identitas budaya dalam setiap karya orisinalnya

Gabriel Drannoktah lahir di Desa Bengkilu, Kota Bengkayang Kalimantan barat dan berdarah Suku dayak (sub suku dayak Bakati')

Karier profesional pertamanya adalah sebagai Pesepakbola (eks Liga 3 Indonesia) sampai akhirnya memutuskan serius menjadi musisi tradisi. Dia pernah menjuarai Lomba Vocal Solo GAWAI DAYAK Jakarta dan sering tampil di beberapa acara.

Mengenal Sape

Sape adalah sebuah alat musik tradisional dari beberapa sub suku Dayak, di sepanjang sungai Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat dan Sarawak.

Alat musik ini berbentuk menyerupai gitar dengan ukiran khas dan dawai (senar), alat musik ini sering digunakan dalam upacara adat, ritual sakral pengusir roh jahat, serta pengiring tari-tarian tradisional atau sekadar hiburan pelepas lelah setelah seharian bekerja di ladang.

Suara yang dihasilkan cenderung lembut, menenangkan, dan menyerupai suara alam.

Di Malaysia, Alat musik ini dipopulerkan oleh artis-artis dari Sarawak, Malaysia seperti Alena Murang, Jerry Kamit, At Adau, Sada Borneo dan Tuku Kame'.

Di Indonesia, Sape dipopulerkan oleh Uyau Moris, Thambunesia, Baby Borneo dan seniman lokal Kalimantan lainnya.

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved