Rabu, 10 Juni 2026

Reli Jerman

Hujan dan Ban Pecah, Rifat Sungkar Tetap Posisi Ke-2

Pereli Indonesia, Rifat Sungkar bersama tim Fastron World Rally Team akhirnya berhasil menyelesaikan

Tayang:
Editor: Widiyabuana Slay
Hujan dan Ban Pecah, Rifat Sungkar Tetap Posisi Ke-2 - FWRT_Germany_-_In_Action_1.jpg
Fastron World Rally Team
Fastron World Rally Team melewati lintasan disambut dengan banyak penonton dan penggemar reli yang antusias.
Hujan dan Ban Pecah, Rifat Sungkar Tetap Posisi Ke-2 - FWRT_Germany_-_In_Action_2.jpg
Fastron World Rally Team
Hujan terbukti menjadi tantangan tersendiri bagi Fastron World Rally Team dan peserta lainnya, namun RIfat dan Scott berhasil menyelesaikan semua SS di hari kedua ADAC Rallye Deutschland.
Hujan dan Ban Pecah, Rifat Sungkar Tetap Posisi Ke-2 - FWRT_Germany_-_In_Action_3.jpg
Fastron World Rally Team
Fastron World Rally Team memacu mobilnya di paruh akhir hari kedua ADAC Rallye Deutschland, dimana lintasanya sudah jauh lebih kering dibandingkan di pagi hari.
Hujan dan Ban Pecah, Rifat Sungkar Tetap Posisi Ke-2 - FWRT_Germany_-_Rifat_Scott.jpg
Fastron World Rally Team
Rifat & Scott: Rifat Sungkar dan Scott Beckwith, yang mengusung Fastron World Rally Team, berhasil menyelsaikan semua SS di hari kedua, dan siap menghadapi hari ketiga Rallye Deutschland.

TRIBUNNEWS.COM - Pereli Indonesia, Rifat Sungkar bersama tim Fastron World Rally Team akhirnya berhasil menyelesaikan SS 7 Stein & Wein, SS 8 Peterberg dan SS 9 Arena Panzerplatte meski hujan deras dan mengalami ban pecah.

Dalam siaran pers yang dikirim ke redaksi Tribunnews.com, Minggu(26/8/2012), memasuki SS10 Stein & Wein 2, kondisi lintasan sudah lebih kering dibandingkan sewaktu dilewati pada pagi hari. Rifat dan Scott menyelesaikan SS10 ini dengan catatan waktu 17 menit 48,5 detik. Selanjutnya di SS11, special stage dengan panjang lintasan 9,37km, Rifat dan Scott mencatatkan waktu 6 menit 16,4 detik.

“Mesin mobil masih mengalami masalah overheating, untuk mengatasinya, kami menyalakan heater selama berada di special stage. Ini dilakukan, karena heater dapat menarik udara panas dari mesin ke dalam kabin, jadi dapat membantu mengatasi overheating,” ujar Rifat Sungkar.

Di SS12 Arena Panzerplatte 2, pereli papan atas Dani Sordo,  mengalami gangguan elektrik, yang memaksanya berhenti dan tidak dapat meneruskan pertandingan. Selain itu, pereli Ott Tanak juga mengalami insiden, dimana kendaraannya menghantam batuan beton besar yang merusak roda kanan belakang. Akibatnya, Ott Tanak juga tidak dapat meneruskan pertandingan.

Namun kecelakaan yang sempat menghentikan jalannya pertandingan di SS12 ini terjadi pada Peter van Merksteijn Jr. Peter mengalami kecelakaan di dekat mobil Tanak terrhenti, dan menghalangi jalan, akibatnya pertandingan di SS12 terpaksa dihentikan sementara. Van Merksteijn dan co-drivernya berhasil selamat tanpa cidera.

Setelah pertandingan dilanjutkan, Rifat Sungkar bersama Scott Beckwith yang mengusung Fastron World Rally Team, berhasil menyelesaikan SS12 dengan mencatat waktu 31 menit 8,9 detik. “SS12 ini adalah stage terpanjang, 46,54km. Untuk dapat menyelesaikan SS ini, kami memiliki strategi khusus sehubungan dengan kondisi ban yang digunakan. Di 25 km pertama, kami masih berhati-hati untuk menjaga kondisi ban. Baru di sekitar 20 km selanjutnya, kami memacu kendaraan dengan maksimal. Kalau kita pacu kendaraan secara maksimal dari awal, maka kemungkinan ban akan hancur sebelum menyelesaikan SS ini,” terang Rifat.

Rifat dan Scott mengakhiri hari kedua ADAC Rallye Deutschland dengan berhasil mempertahankan  posisi ke-2 di kelas World Rally Class.

Selanjutnya, Fastron World Rally Team akan melanjutkan pertandingan di hari terakhir ADAC Rallye Deutschland, di SS13/14 Dranthal dan diakhiri dengan Super SS Circus Maxima, power stage yang akan berlangsung di tengah-tengah kota Trier, Jerman.

 SPORT POPULER

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved