Kontingen PON DKI
Foke: Melalui Olahraga Jadikan Jakarta Kota Internasional
Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, secara umum kota-kota internasional di dunia yang memiliki tingkat kemapanan tinggi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, secara umum kota-kota internasional di dunia yang memiliki tingkat kemapanan tinggi, berkeinginan supaya olahraga di daerah tersebut maju.
"Tentu saja pemerintah DKI Jakarta ingin kotanya maju melalui olahraga. Di sektor lainnya, seperti pendidikan dan kesehatan, DKI Jakarta menjadi barometer dan contoh Kota yang unggul dibandingkan dengan daerah lainnya,"ujar Fauzi Bowo.
PON XVIII Provinsi Riau yang berlangsung pada 9-20 September 2012, menurut Fauzi Bowo, adalah momen yang tepat bagi DKI Jakarta untuk mengembalikan supremasi olahraga.
"Sejak pertama kali PON di gelar tahun 1948 di Surakarta, Kontingen olahraga DKI Jakarta telah mengikuti 17 kali, dengan menjadi tuan rumah sebanyak 9 kali, dan berhasil meraih 10 kali Juara Umum, diantaranya 8 kali berturut-turut. Namun, prestasi ini tidak terjadi pada empat tahun lalu dimana kita gagal menjadi juara umum," tutur Fauzi Bowo.
Fauzi Bowo mengungkapkan, pada PON XVIII Pemerintah DKI Jakarta berkeinginan supaya Kontingen olahraganya meraih predikat sebagai juara umum.
"Saya rasa itu wajar sebab kita sudah mempersiapkan atlet seoptimal mungkin dari segi keolahragaan. Kita melakukan pelatda sudah dua tahun terakhir dan saya harap atlet berada dalam keadaan puncak. Meraih juara umum dan memecahkan rekor nasional,"kata Fauzi Bowo.
Fauzi Bowo menambahkan, pemerintah akan memberikan penghargaan yang layak kepada atlet yang telah meraih prestasi di PON Riau. "Sebenarnya tidak hanya di ajang PON saja, pemerintah memberikan penghargaan, tetapi juga multievent lainnya, seperti Sea Games, Asean Games, ataupun Olimpiade," tambahnya.
Baca Juga: