Panjat Tebing Kirim Atlet ke Kejuaraan Asia di Iran

FPTI mengirimkan enam orang atlit pada 21 st Asian Championship (Kejuaraan Panjat Tebing Asia ke 21) di Teheran, Iran.

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Toni Bramantoro
zoom-inlihat foto Panjat Tebing Kirim Atlet ke Kejuaraan Asia di Iran
ist
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribunnews, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengirimkan enam orang atlet pada 21 st Asian Championship (Kejuaraan Panjat Tebing Asia ke 21) di Teheran, Iran.

Kejuaraan akan berlangsung pada 22-24 Mei 2013. Enam orang yang dikirim adalah Tita Supita, Puji Lesari, Mudji Mulyani, Aspar Jaylolo dan Fajri Azhari, semuanya dari Jakarta. Sedangkan satu peserta bernama
Rindi Sufriyanto berasal dari Jawa Timur. Keenam atlet ini akan bertanding dalam nomor speed.

Ketua umum PP FPTI Akil Mochtar mengatakan Indonesia mempunyai prestasi bagus dalam ajang perlombaan panjat tebing internasional. Dia berharap, para atlet bisa mengulangi prestasinya yang pernah diperoleh pada ajang serupa pada tahun 2012 yang diselenggarakan di China.

Pada tahun itu, Rindi Sufriyanto dan Tita Supita masing-masing mendapat juara satu dinomor speed men dan juara empat dalam nomor speed women. Prestasi lain di ajang ini adalah juara tiga dinomor speed mixed dengan atlet Rindhy, Tonny Mamiri dan Tita.

"Untuk panjat tebing, kita memang punya prestasi. Kejuaraan ini semoga bisa menambah atlet kita yang mempunyai prestasi internasional," kata Akil dalam rilisnya, Jakarta, Senin (20/5/2013).

Akil akan memberangkatkan enam atlet dan satu manajer tim Senin (20\04) di Senayan. Kejuaraan ini sendiri diselenggarakan oleh Iran Mountaineering and Sport Climbing. Federation (IMSFC) dan Asian Contineltal Council International Federation of Sport Climbing. Sebelumnya kejuaraan ke-20 digelar di China.

Manajer tim Juliani mengatakan target dalam kejuaraan ini mampu masuk dalam kategori tiga besar baik putra maupun putri. Atlet yang diharapkan menyumbang medali adalah, Tita yang diharapkan bisa meningkatkan prestasinya untuk memperoleh emas. Kemudian Rindhy diandalkan untuk bisa mempertahankan pencapaian emasnya. Sementara satu medali lagi diharapkan dari keempat altet lain.

"Lawan terberatnya dinomor speed ini China. Negara-negara asia tengah juga jadi lawan yang berat,"ujar ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Untuk tingkat Asia, atlet-atlet Indonesia sudah banyak mempunyai prestasi. Pada kejuaraan Asian Youth Championship di Singapura 2011, Indonesia memperoleh enam medali emas, mengalahkan Jepang dan Korea Selatan, sebagai langganan juara.

Tim Indonesia pada kejuaraan ini menargetkan perolehan medali dari nomor speed (kecepatan). Dua orang atlet yang menjadi juara pada kejuaraan Asia yang lalu masuk dalam kontingen.

Mereka adalah Alfian Muhammad Fajri dan Fatkhurrozi adalah peraih medali emas dan perak. Alfian menjuarai kelompok umur 14 tahun untuk kategori speed dengan catatan waktu sembilan detik.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved