Rabu, 10 Juni 2026

China Memburu Gelar Kesembilan

Sukses membungkam Indonesia sebanyak dua kali dalam rentang tiga hari, membuat kepercayaan diri China semakin membuncah.

Tayang:
Penulis: Nurfahmi Budi
Editor: Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Sukses membungkam Indonesia sebanyak dua kali dalam rentang tiga hari, membuat kepercayaan diri China semakin membuncah.

Menghadapi Denmark di babak semi final, China tak ingin menganggap remeh, meski mereka yakin mampu melaju ke partai puncak.

Manajer Tim China, Li Yongbo mengakui, timnya memiliki spirit dengan kombinasi antara pemain muda dan senior. Mereka mampu berkolaborasi, dan tak mudah lemah meski dipecah.

"Kami senang bisa mengalahkan Indonesia, lawan yang kami prediksi paling berat di ajang ini. Buktinya, nomor ganda kami harus lepas pada dua kesempatan pertama. Ini catatan bagi kami untuk menuju para empat besar," sebut Li, di Xinhua.

Pria berkepala plontos tersebut optimis timnya mampu merengkuh gelar juara, sekaligus koleksi yang ke-9 sepanjang keikutsertaan mereka di kancah bergengsi beregu campuran ini.

Sebelumnya, China sudah menjadi juara pada edisi tahun 1995, 1997, 1999, 2001, 2005, 2007, 2009 dan 2011). Negeri Panda hanya berstatus sekali menjadi runner up pada 2003. Tim lain yang berhasil menjadi juara adalah Korea Selatan dengan tiga trofi, yakni pada 1991, 1993 dan 2003).

Sementara Indonesia hanya sanggup sekali, dengan enam kesempatan menjadi runner up, yakni pada 1991, 1993, 1995, 2001, 2005 dan 2007.

Li percaya, memburu angka sembilan bisa jadi sumber keberuntungan bagi mereka. Meski bermain di Malaysia, tim China merasa seperti berada di negeri sendiri. "Itulah kunci dari tim ini, dan saya harap bisa terus berjalan sepanjang turnamen," ucap Li, dua hari lalu.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved