Usain Bolt Menuju Hattrick
Sprinter Jamaika, Usain Bolt merebut medali emas keduanya pada Kejuaraan Dunia Atletik di Moskow
TRIBUNNEWS.COM – Sprinter Jamaika, Usain Bolt merebut medali emas keduanya pada Kejuaraan Dunia Atletik di Moskow, kemarin (18/8/2013), untuk nomor lari 200 meter putra dengan catatan waktu 19,66 detik.
Pemegang rekor dunia yang melengkapi dua kali di ganda sprint Olimpiade dan juga di kejuaraan dunia 2009 itu terus memimpin dari jalur empat. Sementara pelari rekan senegaranya, Warren Weir, meraih perak dengan waktu 19,79 detik dari jalur delapan. Curtis Mitchell dari AS merebut perunggu dengan 20,04 detik.
Sebelumnya, pekan lalu, di nomor 100 meter putra, Bolt juga berjaya setelah mencatatkan waktu 9,77 detik.
Ini merupakan emas ketujuh buat Bolt sejak ia memenangi nomor 100 meter dan 200 meter di kejuaraan dunia di Berlin pada 2009 lalu. Ia meraih emas 200 meter di Daegu pada 2011 serta 100 meter di Moskwa, Minggu (11/8/2013).
Bolt kini memiliki peluang untuk menyamai rekor dua pelari legendaris asal AS, Carl Lewis dan Michael Johnson yang telah meraih delapan medali emas di kejuaraan dunia. Bolt masih punya kans besar merebut medali emas yang ketiga apabila ia turut dalam regu negaranya dalam kategori 4X100 putra. Ia meraih medali emas dalam ketiga nomor itu pada kejuaraan dunia 2009, serta Olimpiade 2008 dan 2012.
"Gelar juara dunia 100 meter itu dipersembahkan untuk para penggemar, dan juga untuk menunjukkan bahwa saya masih yang tercepat di dunia," ujar Bolt di BBC usai pertandingan kemarin.
Sedang gelar juara dunia 200 meter, lanjutnya, memberikan kepuasan lebih untuk pencapaian prestasi pribadi. "Bagi saya gelar juara dunia 200 meter itu lebih berarti, mungkin karena saya berhasil mempertahankannya," tutur Bolt.
Dua tahun silam di kejuaraan dunia di Daegu, ia memang gagal meraih gelar juara di nomor 100 meter putra akibat melakukan kesalahan start sehingga didiskualifikasi.
Ia mengakui, tak mudah bisa menjadi yang tercepat di kejuaraan ini. "Entah kenapa saat masuk ke dalam trek, tiba-tiba aku merasa lelah. Kaki saya terasa agak berat. Dan pelatih mengatakan agar saya tak mendorong terlalu keras. Saya disuruh mundur sedikit untuk bisa melakukan start yang lebih baik," katanya.
Sementara itu, Brianna Rollins dari Amerika menjuarai lari gawang 100 meter putri dengan waktu 12,44 detik. Ia menyisihkan juara bertahan Sally Pearson dari Australia yang merebut medali perak dengan waktu 12,50 detik, sedang perunggu jatuh ke tangan Tiffany Porter dari Inggris.
Lempar lembing putra dimenangkan Vitezslav Vesely dari Republik Czech dengan lemparan 87,17 meter, disusul Tero Petkamaki dari Finlandia dan Dmitri Tarabin dari Russia. (Tribunnews.com/den)