Fernando Alonso Berharap Keajaiban untuk Juara Dunia
Pembalap Ferrari asal Spanyol, Fernando Alonso merasakan ada banyak keajaiban dalam pengalamannya balapan F1 musim ini
TRIBUNNEWS.COM – Pembalap Ferrari asal Spanyol, Fernando Alonso merasakan ada banyak keajaiban dalam pengalamannya balapan F1 musim ini. Peluang dia untuk jadi juara dunia yang tetap masih ada itu pun termasuk dalam salah satu keajaiban.
Pembalap F1 bernomor balap 3 itu secara terbuka belum menyatakan menyerah dalam perburuan gelar juara dunia meski saat ini dia sudah tertinggal 77 poin di belakang Sebastian Vettel.
Bahkan Vettel bisa segera memastikan meraih gelar juara dunia musim ini setelah dia menyelesaikan balapan di sirkuit Suzuka, Jepang pada akhir pekan ini. Jika dia juara dan Alonso tak bisa finis di urutan sembilan atau dibawahnya.
Meski sudah tertinggal telak, Alonso masih percaya akan adanya keajaiban. "Kami telah mengalami keajaiban dalam 15 seri balapan dan kami akan berusaha agar keajaiban itu tetap ada di lima seri balapan tersisa," kata Alonso seperti dilansir Autosport.com.
"Jika ada seseorang yang bergabung di ajang balap F1 sekarang atau kemarin, dan menyaksikan ada pembalap yang memakai mobil warna merah dan helm biru tapi tetap bisa bersaing jadi juara dunia dan masih menempati rangking kedua, maka dia pasti akan mengatakan itu tak mungkin, itu adalah keajaiban."
Ferrari mengalami penurunan performa pada saat balapan F1 Korea. Pada saat itu Alonso hanya finis di peringkat Keenam setelah tiga seri balapan sebelumnya di meraih posisi finis kedua (Belgia, Italia, dan Singapura).
Alonso menilai pada saat dia bisa meraih posisi kedua tersebut, dia merasa sebenarnya mobil balapnya memiliki performa di bawahnya. "Tiga kali finis kedua itu diraih pada saat kami berada di bawah performa, sebenarnya performa mobil balap sedang berada di posisi ketiga, Keempat, atau kelima," katanya.
Namun setelah merasakan ada keajaiban di tiga seri balapan itu, dia merasa ada seri balapan yang buruk di Korea. Sehingga, berusaha memperbaiki kemampuan balap pada saat di sirkuit Suzuka akhir pekan ini akan menjadi kunci sukses buat Ferrari menjaga harapan mengejar Red Bull.
Alonso selalu kesulitan bersaing dengan Vettel di awal balapan. Jarang dia bisa mendapatkan kesempatan balapan pada posisi start ketiga atau di atasnya. Meski demikian, dia tetap berharap bisa mendapatkan posisi start yang lebih baik pada balapan F1 Jepang.
"Tapi kami harus realistis dan siap dengan kenyataan bahwa sirkuit Suzuka ini biasanya kami berada di peringkat kelima sampai kedelapan pada saat start. Saya tegaskan itu pada saat kondisi kita dalam situasi yang normal," katanya.
Biasanya, Ferrari, kata Alonso bisa menampilkan strategi yang lebih bagus pada saat seri balapan. Tingkat degradasi ban juga lebih irit dibandingkan yang lain sehingga bisa berjuang memperebutkan podium. "Itu yang kami harapkan di Suzuka," katanya. (Tribunnews.com/mba)