Kamis, 23 April 2026

Indonesia Berjaya di Kejuaraan Panjat Tebing Asia

Atlet Indonesia meraih juara umum setelah menyabet tiga emas tiga perak dan tiga perunggu.

Penulis: Murtopo
Editor: Dewi Pratiwi

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Pemanjat nomor speed putra dan putri Indonesia merajai kelas speed pada 22th Asian Sport Climbing Championship 2014 di Mataram Lombok. Atlet Indonesia meraih juara umum setelah menyabet tiga emas tiga perak dan tiga perunggu.

Dalam final yang digelar Jumat (03/10/2014) di Gelanggang Pemuda Mataram, kelas speed putra dikuasi atlet Indonesia. Juara satu sampai tiga, seluruhnya disabet oleh atlit Indonesia, yakni Azhari Fajri, Sufriyanto Rindi, Aspar Jaelolo.

Sementara di sektor putri, atlit putri Indonesia Tita Supita, menjadi juara kelas speed. Sementara di peringkat kedua dan ketiga ditempati atlet putri asal Iran Farnaz Esmaeilzadeh dan Mulyani Muji dari Indonesia.

Prestasi langka ini diapresiasi oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Zainul Majdi yang memberikan sambutan penutupan. ”Kita bangga bendera Indonesia berkibar dengan sapu bersih,” kata Zainul Majdi.

Sementara itu di kelas lead putra atlit asal Jepang, Hyunbin Min, menjadi yang terbaik. Peringkat kedua diduduki atlit asal Indonesia Aan Aviansyah. Dan peringkat ketiga dimiliki atlit China, Zida Ma.

Di kelas lead putri juara dunia 2014 asal Korea, Kim Jain, masih mendominasi. Kim menorehkan namanya di peringkat pertama. Sementara peringkat kedua dan ketiga ditempati Risa Ota (Jepang) dan Elnaz Rekabi (Iran).

Atlet mancanegara juga masih mendominasi di nomor bouldering putri. Atlet putri asal Jepang, Miho Nonaka menduduki peringkat pertama. Peringkat kedua ditempati Sol Sa (Korea), dan peringkat ketiga atlit Indonesia terdapat Fitria Hartani.

Di kelas bouldering putra atlit asal Indonesia Aan Aviansyah menjadi kampiun. Ia mengalahkan Zida Ma (China), di peringkat kedua, dan Haibin Qu (China) di peringkat ketiga. 

Dengan hasil ini, Indonesia menjadi juara umum dengan menggondol tiga emas, tiga perak dan tiga perunggu. Gubernur Nusa Tenggara Zainul Majdi meminta momentum kompetisi ini semoga dapat memaju lahirnya atlit panjat Tebing asal Nusa Tenggara Barat untuk berprestasi.

Sementara Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Dhohir Farisi menyatakan kompetisi kali ini telah menciptakan sejarah baru di dunia panjat Tebing. “Kita berharap cabang ini masuk ke dalam Sea Games tahun 2018 di Indonesia,” ujar Dhohir.

Sumber: Super Skor
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved