Pelari Kenya Masih Mendominasi di Jakarta Maraton
Di kategori maraton putra, Julius Seurei menjadi yang tercepat dalam lomba yang berjarak 42,195 km itu dengan catatan aktu 2 jam 14 menit 51 detik.
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Pelari asal Kenya masih mendominasi di ajang lomba lari jarak jauh, Mandiri Jakarta Marathon. Pada edisi kedu perhelatan tahunan itu di Jakarta, Minggu (26/10/2014), pelari Kenya menguasai seluruh podium di nomor full marathon terbuka dan half marathon (21 km). Di kategori maraton putra, Julius Seurei menjadi yang tercepat dalam lomba yang berjarak 42,195 km itu dengan catatan aktu 2 jam 14 menit 51 detik.
Sementara Nyansikera Winfridah menjadi yang tercepat di kategori maraton putri setelah berlari selama 2 jam 40 menit 25 detik. Kedua pelari tersebut tidak termasuk dalam jajaran 13 pelari elit internasional yang diundang oleh panitia Jakarta marathon 2014 yang telah mendapatkan penilaian dengan level A dati Federasi Atletik Internasional (IAAF) itu.
Seurei mengaku sangat senang bisa menang di Jakarta Marathon, karena ini adalah lomba pertamanya di Indonesia. "Ini juga pertama kalinya saya bisa menjadi juara dalam lomba maraton di Asia. Ini juga merupakan catatan waktu terbaik saya,” kata Seurei.
Sementara bagi Winfridah catatan waktunya kali ini memang bukan yang terbaik sepanjang karirinya. Catatan terbaiknya ia bukukan pada 27 April lalu di Dusseldorf Marathon, Jerman. Pelari berusia 32 tahun itu beralasan, udara panas Jakarta memperlambat pola kecepatannya meski tidak ada sudut elevasi tinggi di Jakarta Marathon.
Dari kategori half marathon, Peninan Kigen menjadi yang tercepat untuk kategori wanita dengan catatan waktu 1 jam 14 menit 24 detik. Sedangkan Joseph Nwangi Ngare menjadi yang tercepat di kategori putra dengan catatan waktu 1 jam 4 menit 12 detik usai berlari sejauh 21 km.
Di kategori khusus pelari Indonesia pada nomor maraton, dua atlet Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) sukses menjadi yang tercepat. Mereka ialah Agus Prayogo di kategori putra dan Erni Ulatningsih di kategori putri. Kemenangan tersebut merupakan kemenangan pertama Agus di nomor marathon. Ajang tersebut juga digunakan untuk latihan menjelang SEA Games singapura.
"Setidaknya pola kecepatan saya sudah saya dapatkan dan saya akan maksimalkan untuk bisa meraih prestasi di SEA Games 2015 Singapura,” kata Agus yang sebelumnya berlomba di jarak 5000 dan 10000 meter tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20141023_175234_mandiri-jakarta-marathon-2014-logo.jpg)