MotoGP
Tikungan Akhir Sirkuit Jerez Selalu Punya Cerita Dramatis
"Di Jerez ini, tikungan terakhirnya punya banyak cerita tentag aksi salip yang dramatis" Valentino Rossi
TRIBUNNEWS.COM - Para pebalap papan atas MotoGP sangat mewaspadai tikungan akhir di Sirkuit Jerez. Sirkuit sepanjang 4,428 meter ini memang punya tikungan jelang finis yang sangat merangsang nafsu para pebalap untuk menyalip lawan.
Pebalap Yamaha, Valentino Rossi, dan Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez sama-sama punya pengalaman manis di tikungan akhir tersebut. Rossi sukses mengangkangi Sete Gibernau untuk meraih kemenangan di 2005, sedang Marquez menyalip Marquez untuk jadi juara kedua di 2013.
Jadi, apakah memilih jadi yang pertama, atau yang kedua saat masuk ke tikungan terakhir di Jerez tersebut? "Di Jerez ini, tikungan terakhirnya punya banyak cerita tentag aksi salip yang dramatis," kata Rossi.
Ia menyebutkan sejumlah aksi salip fenomenal. "Doohan terhadap Criville, saya terhadap Gibernau, juga Marc terhadap Jorge. Sulit mengatakan posisi mana yang lebih bagus, kesatu, atau kedua. Itu tergantung banyak hal, juga seberapa kuat anda dalam mengerem. Yang jelas, itu pasti akan sangat menarik, pasti!," ujarnya dalam konferensi pers, kemarin.
Sedang Marquez dengan tegas menyebut dirinya pasti memilih untuk berada di urutan pertama saat masuk tikungan tersebut. "Jika saya bisa berada di Rossi, pasti saya sangat beruntung karena saat ini saya tak dalam kondisi 100%. Tapi kita lihat saja nanti. Yang jelas, saya pasti akan mengerahkan sleuruh kemampuan," ujarnya.
Musim lalu, Marquez mengalahkan Rossi untuk meraih kemenangan di Jerez dengan selisih 1,4 detik. Namun, The Doctor adalah pebalap paling digdaya di sana dengan mengantongi delapan kali kemenangan, termasuk enam kali di kelas premiere.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/valentino-rossi-naik-sepeda_20150502_002059.jpg)