Hendardji Soepandji: Menpora Harus Mundur

Desakkan mundur yang disampikan para pelaku olahraga kepada Menpora Imam Nahrawi semakin kencang

Hendardji Soepandji: Menpora Harus Mundur
Bahri Kurniawan/Tribun Jakarta
Hendardji Soepandji

TRIBUNNEWS, COM, JAKARTA - Desakkan mundur yang disampikan para pelaku olahraga kepada Menpora Imam Nahrawi semakin kencang.

Pasalnya kinerja Kementerian Pemuda dan Olahraga dibawah kepemimpinan Imam Nahrawi semakin tak jelas.

Setidaknya hal itulah yang mendasari mantan Ketua Umum PB FORKI Majyen TNI (pur) Hendardji Soepandji untuk angka bicara.

Ketika dihubungi Jumat (3/7) mantan Wakil Ketua Umum KONI Pusat itu mengatakan, sudah sepatutnya Imam Nahrawi mundur dari jabatannya karena tidak becus menangani olahraga.

Sebagai contoh Hendardji menyebutkan, tidak seriusnya Pemerintah dalam mempersiapkan perhelatan Pesta Olahraga Antar Bangsa Asia Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

”Ini pekerjaan besar yang harus menjadi prioritas Kementerian Olahraga mengingat multi event Asian Games 2018 ini harus sukses dan harus lebih baik dari Asian Games sebelumnya di Incheon dan Guangzhou,” kata Hendardji.

Sampai saat ini gaung Asian Games 2018 sama sekali tidak terlihat. Mantan Danpuspom TNI-AD itu mengatakan, waktu yang tersisa menuju asian games hanya tinggal 3 tahun sementara belum ada tanda tanda upaya pemerintah untuk melakukan langkah dan upaya membangun sarana dan prasarana pendukung multi event empat tahunan tersebut.

"Perkiraan saya pelaksanaan asian games nanti terkesan seadanya tidak seperti penyelenggaraan sebelumnya di incheon 2014 dan guangzhou 2010' ujar Hendardiji.

Mantan Dan Puspom TNI-AD itu  menilai gaung asian games sama sekali tidak ada khususnya di ibukota negara jakarta.

"Paling tidak ada spanduk balliho atau umbul umbul yg terpasaang di tempat -tempat strategis' kata Hendardji.

Melihat kondisi ini Hendardji menghimbau agar Menpora Imam Nahrawi sebaiknya mundur dari jabatannya.

"Kalau ngga sanggup ya lebih baik mundur," tegasnya. tb

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved