Breaking News:

Chong Wei Senang Jadi Underdog

Beberapa tahu lalu, saya selalu jadi unggulan dan target untuk dikalahkan. Tapi sekarang saya jadi underdog. Ini akan jadi tahun saya.

Penulis: Deny Budiman
Editor: Husein Sanusi
net
Pemain Tunggal Putra Malaysia, Lee Chong Wei. 

TRIBUNNEWS.COM - Lee Chong Wei siap bangkit di Kejuaraan Dunia 2015 di Jakarta 10-16 Agustus mendatang. Pebulutangkis Malaysia ini berangkat dari Kuala Lumpur kemarin dengan misi mendongkrak peringkatnya, dan lolos ke Olimpiade di Brasil. Syukur-syukur jika ia bisa meraih gelar juara.

"Tahun ini berbeda," ujar pebulutangkis 33 tahun yang mantan juara dunia ini. "Beberapa tahu lalu, saya selalu jadi unggulan dan target untuk dikalahkan. Tapi sekarang saya jadi underdog. Ini akan jadi tahun saya, dan saya akan juara lagi," ujarnya di The Malaymailonline, kemarin.

Lee, yang sekarang rambutnya dicat biru ini, tak pernah lagi meraih medali emas di ajang kejuaraan dunia. Setelah meraih perunggu di 2005, ia finis di peringkat kedua di bawah saingan utamanya, Lin Dan pada 2011 dan 2013.

Tapi titik nadirnya terjadi di kejuaraan dunia tahun lalu yang digelar di Kopenhagen, Denmark. Ia kalah di final dari Chen Long 19-21 19-21. Parahnya, hasil uji doping menujukkan dirinya positif mengonsumsi obat terlarang dexamethasone, hingga selain medali peraknya dicabut, ia pun dilarang tampil delapan bulan.

Chong Wei yang kini berada di peringkat 45 ini menilai persaingan di tunggal putra lebih ketat dari sebelumnya. Para pemain seperti Chou Tien Chen (Tiongkok), Kento Momota (Jepang), K. Srikanth (India), dan Jan O Jorgensen (Denmark), merupakan lawan berat yang semuanya berpeluang juara. Status calon juara bukan hanya didominasi Cheng Long dan Lin Dan dari Tiongkok.

“Kali ini persaingan sangat terbuka. Banyak pemain baru yang hadir. Tidak seperti dua atau tiga tahun lalu ketika fokusnya hanya saya dan Lin Dan. Saya rasa kejuaraan di Jakarta bakal menarik,” ujarnya.

Ia pun merasa persiapannya untuk kejuaraan dunia yang kesembilan untuknya ini, jauh lebih matang. "Sebelumnya, aku tampil di Kejuaraan Dunia tanpa pelatih kepala. Kali ini, aku didampingi Morten, Hendrawan, dan Tey Seu Bock. Kami mempunyai persiapan dan analisis lebih bagus. Ada lebih banyak diskusi soal permainan dan lawan-lawanku. Aku sudah lebih bagus, secara fisik dan mental," katanya.

Di laga pertama nanti, Chong Wei akan berjumpa dengan pemain Lithuania, Kestutis Navickas. Jika lolos, kemungkinan besar dia akan menghadapi pemain Jerman, Marc Zwiebler. Bisa jadi lawan berikutnya adalah unggulan kedelapan dari China, Wang Zhengming.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved